banner 728x250

Tragis! Warga Koppe Ditemukan Gantung Diri di Rumahnya

BONE, ENEWSINDONESIA.COM – Hapiz (11) tak mampu menahan air matanya ketika menemukan ayahnya tak bernyawa karena gantung diri di dalam rumahnya dengan seutas tali rapiah yang disambungkan ke tali bekas ayunan bayi sekira pukul 09.00 Wita sepulang dari sekolah di Dusun Koppe, Desa Liliriawang, Kecamatan Bengo, Kabupaten Bone, Sulawesi selatan, Senin (7/6/2021).

Sewaktu Hapiz menemukan ayahnya tergantung, dirinya lari meminta bantuan ke tetangga dan tetanggapun bergegas membantu korban namun nyawanya tak terselamatkan.

banner 728x250

Diketahui, korban bernama Tamir (49). Korban meninggalkan 4 orang anak, istri korban meninggal 6 bulan yang lalu.

Menurut keterangan dari warga sekitar yang juga Sekretaris Desa Liliriawang, Irwan bahwa keseharian korban sering mengurung diri dalam rumah sepulang dari negeri Jiran Malaysia.

“Korban pertama kali ditemukan oleh anaknya, kemudian lari meminta pertolongan dan datanglah Arifin dan Samsu mengevakuasi mayat korban,” ungkap Irwan.

“Kayak ada semacam tekanan mental, semenjak meninggal istrinya bulan 12 tahun lalu, dia pernah ke Malaysia dan lompat dari kapal penumpang namun berhasil diselamatkan,” lanjut Irwan.

“Dia meninggalkan 4 orang anak, yang paling tua umur 25 tahun, dan yang paling muda umur 11 tahun yang diantar tadi pagi kesekolah,” tambahnya.

Sementara itu, dilokasi terlihat Kapolsek Bengo, Iptu Andi Jalaluddin, dan Kanit Intel Polsek Bengo Aipda Andi Tawakkal sedang menggelar olah tempat kejadian perkara. Menurut keterangan dari Kapolsek Bengo bahwa tidak ada unsur kekerasan ditubuh korban.

“Hasil pemeriksaan dokter, tidak ada unsur kekerasan di tubuh korban, dan keluarga korban menolak dilakukan autopsi, dugaan sementara korban meninggal akibat bunuh diri disebabkan tekanan mental,” jelas Iptu Andi Jalaluddin (Kapolsek Bengo) di lokasi kejadian. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *