Apartemen Kalibata City: Surga Dunia Esek-Esek?

Foto: Apartemen Kalibata City, Jakarta Selatan. (Dok. Enews)

ENEWS, JAKARTA •• Apartemen Kalibata City yang berlokasi di Jl. Kalibata Raya No.1, Rawa Jati, Pancoran, Jakarta Selatan, diduga kuat menjadi lokasi tersembunyi untuk praktik prostitusi.

Bisnis esek-esek di kompleks hunian yang dibangun di atas lahan seluas 1.200.000 meter persegi ini, telah menjadi perbincangan hangat di kalangan warga Jakarta.



“Di sini, Mas, tempatnya terkenal,” ujar seorang warga Jakarta kepada Enews Indonesia yang meminta namanya dirahasiakan, pada hari Sabtu, 4 Oktober 2024.

Seorang pria yang mengaku pernah menjadi pelanggan wanita panggilan di area tersebut, menceritakan pengalamannya kepada Enews Indonesia.

“Saya jarang berada di Jakarta, karena saya berasal dari luar daerah. Setelah mendengar cerita dari warga, saya akhirnya mencoba menggunakan jasa wanita panggilan di Apartemen Kalibata City,” ungkap pria yang juga meminta identitasnya untuk tidak dipublikasikan, pada hari Senin, 7 Oktober 2024.

Ia menambahkan bahwa dirinya menggunakan aplikasi “Hijau” untuk memesan wanita panggilan di area tersebut.

“Ada mucikarinya, Mas. Saya pernah hampir berselisih dengan mucikari karena pesanan saya tidak sesuai dengan yang ada di aplikasi. Akhirnya, saya digantikan dengan wanita lain,” jelasnya.

“Di dalam apartemen itu, ada dua kamar. Mucikari dan teman-temannya berada di kamar sebelah, sementara saya berada di kamar sebelahnya dengan wanita yang saya pesan,” lanjutnya.

Ia juga mengakui bahwa hampir setiap malam memesan wanita melalui aplikasi “Hijau”.

Bahkan, menurutnya, petugas keamanan apartemen yang memiliki sekitar 800 kamar per tower, terlibat dalam jaringan prostitusi ini.

“Ada yang memberi tahu saya, jika ingin memesan secara manual, bisa langsung menghubungi satpam. Tapi, saya belum pernah mencoba cara itu. Oleh karena itu, para mucikari yang menggunakan aplikasi ‘Hijau’ ini beroperasi secara sembunyi-sembunyi saat menerima pelanggan. Ini seperti persaingan bisnis,” tambahnya.

“Bahkan, ada juga yang menjual istrinya. Ini sudah menjadi rahasia umum. Selain itu, banyak juga pria penyuka sesama jenis di area ini,” tutupnya. (Tim Enews)





Tinggalkan Balasan