ENEWS, MAMUJU — Ratusan warga memadati halaman Kantor Gubernur Sulawesi Barat untuk mengikuti nonton bareng (nobar) laga Piala Dunia 2026 antara Argentina dan Swiss, Minggu (12/7/2026) pagi. Suasana semakin meriah setelah Pemerintah Provinsi Sulbar membagikan doorprize kepada para penonton.
Pertandingan berlangsung sengit. Meski Swiss bermain dengan 10 pemain, Argentina baru memastikan kemenangan 3-1 pada babak perpanjangan waktu setelah gagal menuntaskan laga dalam 90 menit.
Gubernur Sulbar, Suhardi Duka (SDK), menilai pertandingan memperlihatkan kualitas tinggi kedua tim. Namun, ia menyayangkan Argentina tidak mampu memanfaatkan keunggulan jumlah pemain untuk mengakhiri pertandingan pada waktu normal.
“Karena memang kelas pemainnya kelas dunia. Walaupun sedikit kecewa karena Swiss bermain dengan 10 pemain, tetapi Argentina tidak bisa menyelesaikan pertandingan dalam waktu normal. Baru pada pertambahan waktu mereka bisa menambah gol. Namun demikian, kualitas permainan sangat tinggi dan kita harus bisa mencontoh agar Indonesia suatu saat dapat tampil di Piala Dunia,” ujar SDK.
Menurut SDK, laga tersebut menunjukkan bahwa sepak bola modern tidak hanya ditentukan oleh penguasaan bola, tetapi juga efektivitas memanfaatkan peluang dan keunggulan di lapangan.
Di sela kegiatan nobar, Pemprov Sulbar juga membagikan doorprize sebagai upaya meningkatkan partisipasi aparatur sipil negara dan masyarakat dalam menyaksikan ajang sepak bola terbesar di dunia itu.
“Doorprize itu bagian dari upaya kita untuk merangsang pegawai dan masyarakat agar menonton bersama-sama pada hari ini,” kata SDK.
Ia berharap semangat masyarakat menyaksikan Piala Dunia dapat menjadi motivasi untuk meningkatkan pembinaan sepak bola nasional sehingga Indonesia mampu bersaing dan tampil di Piala Dunia pada masa mendatang. (Hasbi Waluyo)






