ENEWS, POLMAN •• Aliansi Tutar yang tergabung dalam mahasiswa Tutar melakukan demontrasi di depan gedung Kantor Bupati Polman (Polewali Mandar) menuntut kepada pemerintah untuk segera dilakukan perbaikan jalan poros Kecamatan Tutar, Kabupaten Polman, Jumat (31/1/2020).
Menurut pengunjuk rasa, masyarakat kecamatan Tu’bi Taramanu (tutar) selama ini sudah lelap dengan ayungan janji Pemerintah Kabupaten Polman mengenai perbaikan akses jalan poros.
Hal itu langsung ditanggapi oleh Bupati Polman dengan mendatangi para demonstran serta berjanji akan memperbaiki jalan tersebut.
“Potong leher saya kalau tidak saya perbaiki jalan itu,” kata Bupati Polman.
Tidak hanya itu, Bupati Polman Andi Ibrahim Masdar juga menandatangani kesepakatan tertulis dengan beberapa mahasiswa Tutar tersebut.
Menanggapi pernyataan Bupati Polman itu, salah seorang warga serta relawan di bidang sosial, Ruslan Idris mengatakan bahwa pernyataan Bupati Polman hanya sebagai obat penenang saja untuk para demonstran.
“Karena jika secara rasional kita berfikir siapa juga yang ingin memotong leher seorang bupati kalau di kemudian hari kesepakatan tersebut tidak diindahkan, Melo’ Misaka Polisi,” ujar Ruslan.
Namun, terlepas dari itu tambah Ruslan, ia mengapresiasi niat baik Bupati Polman yang menerima para demonstran serta berjanji untuk memperbaiki jalan poros tutar. (Red)






