banner 728x250

Soal Potong Leher, Ruslan Idris : Apa Bedanya Anas Yang Katakan Gantung Anas di Monas

Enewsindonesia.com, Polman – Aliansi tutar yang tergabung dalam mahasiswa Tutar melakukan demontrasi di depan gedung kantor bupati Polman (Polewali Mandar) menuntut kepada pemerintah untuk segera di lakukan perbaikan jalan poros Kecamatan Tutar, Kabupaten Polman, Jumat (31/1/2020).

Masyarakat kecamatan Tu’bi Taramanu (tutar) selama Ini sudah lelap dengan ayungan janji Pemerintah kabupaten Polman mengenai perbaikan akses jalan poros, hal demikian langsung di tanggapi oleh bupati Polman dengan mendatangi para demonstran serta berjanji akan memperbaiki jalan tersebut.

banner 728x250

“Potong leher saya kalau tidak saya perbaiki jalan itu,” kata bupati Polman.

Tidak hanya itu pula Andi Ibrahim Masdar juga menandatangani kesepakatan Tertulis dengan beberapa mahasiswa tutar tersebut.

Menurut Ruslan Idris salah seorang warga serta relawan di bidang sosial, soal Bupati yang mengatakan potong leher saya melihat itu hanya sebagai obat penenang saja untuk para demonstran.

“Karena jika secara rasional kita berfikir siapa juga yang ingin memotong leher seorang bupati kalau di kemudian hari kesepakatan tersebut tidak di indahkan, Melo’ Misaka Polisi,” ujar Ruslan.

Namun, terlepas dari itu kita mengapresiasi niat baik bupati Polman yang menerima para demonstran serta berjanji untuk memperbaiki jalan poros tutar.(*)

Editor : Adi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *