ENEWS, POLMAN — Taman Budaya dan Museum Mandar Sulawesi Barat di Buttu Ciping, Kecamatan Tinambung, Kabupaten Polewali Mandar, dibangun sebagai pusat pelestarian seni dan budaya daerah.
Fasilitas yang diresmikan Gubernur Sulawesi Barat saat itu, Andi Ali Baal Masdar, pada akhir 2021 tersebut menjadi salah satu bentuk komitmen pemerintah provinsi dalam menjaga warisan budaya Mandar.
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Sulbar saat itu, Prof. Gufran Dharma Dirawan, mengatakan pelestarian budaya membutuhkan keterlibatan pemerintah dan masyarakat.
Menurutnya, pembangunan Taman Budaya Buttu Ciping merupakan bagian dari upaya mengembangkan seni dan budaya sekaligus menjaga keberlangsungan warisan budaya daerah.
“Pelestarian kesenian dan kebudayaan bukan hanya tanggung jawab pemerintah, tetapi juga membutuhkan perhatian masyarakat, penggiat seni, dan budaya,” ujarnya, Senin (21/2/2022).
Guru Besar Universitas Negeri Makassar (UNM) itu menjelaskan, Taman Budaya dan Museum Mandar juga dapat dimanfaatkan sebagai ruang pengembangan bakat dan kreativitas pelajar serta mahasiswa.
Selain itu, fasilitas tersebut diharapkan mendukung kegiatan pengkajian, penelitian, dokumentasi, dan pelatihan seni budaya Sulawesi Barat.
Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat mengharapkan keberadaan Taman Budaya Buttu Ciping dapat mendorong partisipasi generasi muda dalam mengenal, mengembangkan, dan melestarikan kekayaan budaya daerah.






