banner 728x250   banner 728x250  

Tolak Tarif Baru BBM, Demonstran di Bone Terjun ke Kolam Ikan

Featured Video Play Icon

ENEWSINDONESIA.COM, BONE – Ratusan massa dari organisasi Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) dan Asosiasi Pedagang Kaki Lima Indonesia (APKLI) menggelar aksi demonstrasi, di Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan, Selasa (6/9/2022).

Aksi tersebut dimulai di bundaran tugu jam (titik 0) kota Watampone, Kabupaten Bone.

banner 728x250   banner 728x250

Dalam pantauan, terlihat para orator bergantian berorasi, ada juga aksi taetrikal. Di lokasi tersebut terlihat para sopir truck dibawah naungan APKLI membawa beberapa mobil truck mereka dan mengiringi para demonstran.

Puncak aksi digelar di kantor DPRD Kabupaten Bone, Jalan Kompleks Stadion Lapatau. Puluhan polisi dari Polres Bone, Satpol PP, TNI diturunkan untuk mengawal aksi tersebut.

Jedral Lapangan (Jendlap) Muhammad Faisal mengatakan dalam orasinya, pemerintah mengambil keputusan dengan tidak difikirkan secara matang.

“Dengan kenaikan BBM ini, pemerintah sendiri yang melanggar programnya terkait pemulihan ekonomi dampak pandemi Covid 19,” kata Faisal.

Demonstrasi terus berjalan, namun tak satupun anggota DPRD menemui demonstran hingga para pendemo memaksa masuk ke ruang sidang paripurna DPRD Bone.

Pada saat hendak masuk, Demonstran dihalangi oleh aparat kepolisian hingga terjadi aksi saling dorong.

Dalam pantauan, terlihat Kepala Bagian Operasi (Kabag Ops) Polres Bone AKP Andi Syafei berusaha menenangkan para demonstran.

“Mohon semuanya untuk tenang, ini tidak ada gunanya,” ujarnya menggunakan pengeras suara.

Tak berselang lama, aksi saling dorong tersebut akhirnya bisa diredam, namun di sudut lain, beberapa mahasiswa terlibat saling kejar dengan anggota kepolisian karena nekat naik ke lantai dua dengan tujuan ingin ke ruang ketua DPRD Bone.

Terlihat, para mahasiswa yang terlibat aksi kejar-kejaran tersebut beberapa diantara mereka terjatuh ke kolam ikan.

Kericuhan itu akhirnya kembali reda setelah ketua PMII Cabang Bone, Muhammad Nurwan Tifta menenangkan para demonstran.

“Yang tidak mau ikuti komando, silahkan pulang! Aksi kita aksi damai, yang membuat kericuhan bukan bagian dari kami,” ucapnya.

Akhirnya aksi demonstrasi berlanjut dengan damai. Ketua DPRD Bone didampingi beberapa anggota DPRD Bone pun akhirnya turun menemui demonstran.

“Sebagai wakil rakyat, tentunya kami menerima aspirasi dari masyarakat. Masyarakat tidak menerima keputusan tersebut, tentunya pihak kami juga menolak,” tegas Irwandi Burhan ketua DPRD Bone di tengah – tengah pengunjuk rasa.

Dia menambahkan, untuk membuktikan penolakan tersebut, pihaknya akan mengiri dalam bentuk faximile ke pusat dan dalam waktu dua hari ini akan memperlihatkan buktinya ke perwakilan pengunjuk rasa.

banner 728x250    banner 728x250

Tinggalkan Balasan

error: waiittt