banner 728x250 . banner 728x250

Terkait TPA di Desa Paku, Polman, Ini Penjelasan Kepala DLHK

POLMAN, ENEWSINDONESIA.COM – Terkait permasalahan Tempat Pembuangan Akhir (TPA) yang menjadi keluhan warga sekitar lokasi pembungan yang ada di Desa Paku, Kecamatan Binuang, Kabupaten Polewali mandar, Kepala Dinas lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) menyampaikan penjelasannya mengenai solusi/langkah penanganan sampah tersebut, Senin 10/5/2021.

Ir. Hj. Rahmin M,Si (kepala DLHK POL-MAN), menyampaikan bahwa pengelolaan TPA di sana seharusnya ditangani dulu oleh pihak Balai Cipta Karya dan beliau mengatakan bahwa pihaknya juga telah mengusulkan mengenai pelaksanaan fisiknya di 2023 dan perencanaannya di 2022.

banner 728x250

“Baru-baru ini saya sudah dari Mamuju mengurus soal bagaimana caranya ada percepatan pelaksanaan fisiknya, karena tidak mungkin kita menunggu lagi 2 tahun, itu waktu yang lama, makanya kami diberikan solusi atau jalan, insyaallah nanti ada percepatan,” terangnya.

Hj. Rahmin pun menjelaskan cara penanganan sementara sampah tersebut agar tidak berbau dan mengganggu kenyamanan warga.

“Mengenai kondisi TPA di sana nantinya Kementerian PU akan ekspos, kemudian dalam penanganannya kan berproses tidak bisa sekaligus atau langsung, jadi untuk sementara dalam menghilangkan baunya diupayakan ada penimbunan dulu,” lanjutnya.

“Kemudian TPA disanakan sifatnya sudah kontroling jadi setiap 5 hari itu kami melakukan penimbunan,tapi kemarin itu sempat terhambat lagi karena persoalan alat beratnya rusak,” tambahnya.

Dirinya juga mengakui terkait laporan warga sekitar TPA yang mengeluhkan hal itu.

“Terakhir terkait laporan warga sekitar mengenai limbah-limbah sampah yang sudah sampai mencemari area lingkungan sampai ke persawahan itu memang benar adanya, kemudian air sumur yang ada di sekitar, kami sudah melakukan pengambilan sampel untuk di teliti di laboratorium apakah airnya masih bersih dan masih aman untuk dikonsumsi, karena jangan sampai secara kasat mata airnya memang bersih tapi kita harus tetap menunggu hasil lab,” imbuhnya.

“Jadi harapan saya bagaimana caranya ini dari pihak balai segera ada percepatan mengenai pembangunan fisik,” pungkasnya

Penulis: Muh Saad

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *