ENEWS, POLMAN ••》Pemerintah Kabupaten Polewali Mandar membekali sekitar 400 panitia Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Serentak 2026 melalui bimbingan teknis (Bimtek) yang digelar di Ruang Pola Kantor Bupati Polewali Mandar, Kamis (6/8/2026).
Bimtek diikuti ketua dan sekretaris panitia dari 77 desa yang tersebar di 15 kecamatan. Kegiatan ini bertujuan menyamakan pemahaman panitia terkait regulasi dan tahapan penyelenggaraan Pilkades.
Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Polewali Mandar, Alimuddin, mengatakan keberhasilan Pilkades sangat bergantung pada profesionalisme panitia dalam menjalankan setiap tahapan.
“Jumlah panitia di setiap desa berbeda, ada lima, tujuh, hingga sembilan orang. Secara keseluruhan terdapat lebih dari 400 panitia,” kata Alimuddin.
Ia menjelaskan materi Bimtek disampaikan oleh Komisioner KPU, DPMD, dan Bagian Hukum Setda Polewali Mandar. Materi meliputi regulasi Pilkades, tata kelola tahapan pemilihan, hingga mekanisme penyelesaian sengketa.
Sekretaris Daerah Polewali Mandar, Nursaid, yang membuka kegiatan menegaskan panitia harus bekerja profesional, memahami seluruh aturan, dan menjaga netralitas selama proses Pilkades.
“Panitia harus tetap netral. Jangan menjadi tim sukses salah satu calon karena hal itu akan mencederai kepercayaan masyarakat terhadap proses Pilkades,” tegasnya.
Nursaid juga meminta seluruh tahapan, mulai dari pendaftaran bakal calon, verifikasi administrasi, penetapan calon, pemungutan suara hingga penanganan sengketa, dilaksanakan secara transparan dan sesuai ketentuan.
Selain itu, Pemkab Polewali Mandar mengingatkan panitia untuk mengantisipasi praktik politik uang dan potensi konflik melalui koordinasi dengan aparat keamanan serta pemangku kepentingan.
Pilkades Serentak 2026 akan digelar di 77 desa pada 15 dari 16 kecamatan di Kabupaten Polewali Mandar. Pemerintah daerah menargetkan partisipasi pemilih minimal 80 persen dan berharap pelaksanaan Pilkades berlangsung jujur, adil, dan sesuai regulasi. (Hasbi Waluyo)






