banner 728x250 . banner 728x250

Ketua Tim Pengabdian Fikes Unsulbar Menggelar Penyuluhan Skabies di Pesantren Al-Ikhlas, Ini Tujuannya

Photo : Ketua Tim pengabdian Fikes Unsulbar, Fauzar Al-Hijrah (*)

ENEWSINDONESIA.COM, POLMAN – Ketua Tim pengabdian Fakultas Ilmu Kesehatan (Fikes) Universitas Sulawesi Barat (Unsulbar), Fauzar Al-Hijrah melakukan penyuluhan di Pondok Pesantren Modern Al-Ikhlas, Desa Lampoko, Kecamatan Campalagian bersama tim Dosen Unsulbar dan  empat Mahasiswa dari Fikes Unsulbar dengan melibatkan Organisasi Santri Pesantren Al-Ikhlas (OSPI), Sabtu (4/9/2021).

Fauzar menuturkan bahwa kegiatan penyuluhan yang dilakukan merupakan suatu kewajiban dosen dalam dalam melaksanakan tridarma perguruan tinggi, yaitu: Pengajaran, Penelitian dan Pengabdian kepada masyarakat.

banner 728x250

“Saat ini kami melakukan penyuluhan tentang Skabies (Penyakit Kulit) dengan melibatkan OSPI yang bertujuan untuk menyebarkan informasi tentang dan meminimalisisr terjadinya penyakit, pencegahan dan penanggulangan Skabies,” ungkap Fauzar Dosen Fikes Unsulbar yang juga Alumni Pesanteren Al-Ikhlas itu.

Pentingnya membuat kegiatan edukasi kepada mitra untuk meningkatkan derajat kesehatan terkhusus mencegah kejadian Skabies dan diharapkan terus membuat kaderisasi yang bisa berperan lebih terhadap program kesehatan lainnya.

“Kegiatan penyuluhan kami ini, kami juga berdayakan OSPI dan Poskestren karena memilki peranan penting untuk memberi edukasi dan informasi kepada para seluruh santri di lingkungan pesantren tentang pencegahan dan penanggulangan penyakit Skabies,” paparnya.

Penyuluhan Skabies dilakukan oleh Atika dan Asran sebagai mahasiswa tingkat akhir profesi keperawatan. Penyuluhan ini berlangsung selama satu jam dan dilanjutkan tanya jawab dengan para peserta lainnya.

“Harapan kami penyuluhan ini sangat bermanfaat untuk memberdayakan OSPI sebagai organisasi santri, yang nantinya akan menyebarkan informasi tentang pencegahan dan pengobatan penyakit Skabies,” harap Fauzar Ketua Tim Pengabdian Fikes Unsulbar.

Abdul Hamid yang menjabat sebagai pimpinan pondok pesantren Al-Ikhlas sangat menyambut baik kegiatan penyuluhan Skabies, karena penyakit kulit Skabies ini merupakan penyakit yang sudah lama “meneror” para santri.

“Semoga dengan adanya penyuluhan ini, kita dapat meningkatkan pegetahuan kita tentang penyakit Skibies sehingga kita semua dapat menyebarkan informasi tentang Skabies kepada santri dan tenaga pendidik yang ada dilingkungan pesantren,” tutup Hamid.

Penulis: Hasbi WaluyoEditor: Admin Enews

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *