ENEWS, POLMAN ••》Hilangnya 30 unit pendingin ruangan (AC) milik Pemerintah Kabupaten Polewali Mandar menuai sorotan publik. Kinerja Satpol PP yang bertugas menjaga kawasan kantor pemerintahan, khususnya saat hari libur, kini dipertanyakan warga.
Masyarakat menilai hilangnya puluhan aset daerah tersebut seharusnya dapat terdeteksi lebih awal jika pengawasan dan patroli rutin di lingkungan Kantor Bupati Polman berjalan maksimal.
Salah seorang warga, Ikbal, mengaku heran atas hilangnya aset pemerintah yang diduga melibatkan oknum ASN Pemkab Polman.
“Harusnya ada pengawasan di dalam area kantor juga, apalagi ini terjadi saat hari libur. Kalau pembongkaran AC sebanyak itu tentu membutuhkan waktu lama,” kata Ikbal kepada media, Sabtu (23/5/2026).
Menurutnya, proses pelepasan puluhan unit AC tidak mungkin berlangsung singkat dan semestinya bisa diketahui petugas keamanan jika patroli rutin benar-benar dilakukan.
“Biasanya ada patroli rutin dari pos piket di lingkungan Pemkab Polman. Pembongkaran AC itu pasti memerlukan proses lama, jadi masyarakat bertanya bagaimana bisa tidak terpantau,” ujarnya.
Selain menyoroti sistem pengamanan, Ikbal juga meminta pengelola aset daerah segera melakukan pemeriksaan menyeluruh terhadap seluruh barang milik pemerintah di kompleks perkantoran.
“Jangan hanya AC yang dicek. Semua aset di pusat pemerintahan perlu diperiksa supaya diketahui apakah masih lengkap atau ada juga yang hilang,” tambahnya.
Kasus hilangnya aset daerah tersebut kini menjadi perhatian publik dan memunculkan desakan agar sistem pengamanan aset di lingkungan Pemkab Polewali Mandar dievaluasi secara menyeluruh.
Hingga kini, belum ada hasil pemeriksaan internal terkait pengamanan kantor pemerintahan saat hari libur. (Hasbi Waluyo)






