Polisi Atensi Proyek Irigasi Rp95 Miliar di Sinjai

Foto: Kasat Reskrim Polres Sinjai, IPTU Adi Asrul. (Dok. Anto)

ENEWS, SINJAI ••》Kepolisian memberikan atensi terhadap proyek pembangunan irigasi senilai Rp95 miliar yang dikerjakan di sejumlah titik di Kabupaten Sinjai, Sulawesi Selatan, meskipun pekerjaan proyek tersebut telah berakhir pada Desember 2025.

Proyek strategis dengan total volume pekerjaan sepanjang 58,791 kilometer itu dipastikan menjadi perhatian Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Sinjai, khususnya unit Tindak Pidana Korupsi (Tipidkor), guna memastikan pelaksanaan proyek berjalan sesuai ketentuan hukum dan spesifikasi teknis yang telah ditetapkan.

Kasat Reskrim Polres Sinjai, IPTU Adi Asrul, menyampaikan bahwa proyek irigasi dengan anggaran puluhan miliar rupiah tersebut masuk dalam atensi kepolisian.

“Pekerjaan proyek irigasi menjadi atensi dan akan kami tindak lanjuti,” ujar IPTU Adi Asrul kepada Enewsindonesia.com, Rabu (21/1/2026).

Sebelumnya, proyek irigasi yang dikelola oleh Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Pompengan Jeneberang Sulawesi Selatan itu disorot karena dinilai minim transparansi.

Proyek yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) Tahun 2025 tersebut disebut tidak dilengkapi papan informasi di sejumlah titik pekerjaan.

Kondisi tersebut dinilai menyulitkan akses masyarakat terhadap informasi publik terkait proyek yang menggunakan anggaran negara.

“BBWS Pompengan Jeneberang tidak transparan. Proyek ini menggunakan uang rakyat, tetapi informasi dasar seperti nilai anggaran, kontraktor pelaksana, dan masa pekerjaan tidak diketahui publik,” kata Israndi, Aktivis HMI Cabang Sinjai, beberapa waktu lalu.

Selain persoalan transparansi, Israndi juga menyoroti dugaan penggunaan subkontraktor dengan sistem perhitungan volume per meter, yang dikhawatirkan berdampak pada kualitas pembangunan serta manfaat irigasi bagi petani di Kabupaten Sinjai.

Atas dasar itu, HMI Cabang Sinjai mendesak aparat penegak hukum, khususnya Tipidkor Polres Sinjai, untuk melakukan pemeriksaan secara menyeluruh terhadap proyek irigasi tersebut.

(Asrianto)





Tinggalkan Balasan