banner 728x250 . banner 728x250

Belum Rampung, Rehabilitasi Ruang Kelas SDN 023 Kampung Baru Dikeluhkan Warga

Foto: Papan bicara proyek rehabilitasi ruang kelas SD 023 Kampung Baru.

Enewsindonesia.com, Polman — Rehabilitasi ruang kelas Sekolah Dasar Negeri (SDN) 023 Kampung Baru, Desa Tenggelang, Kecamatan Luyo, Kabupaten Polman, Sulawesi Barat dikeluhkan warga, Kamis (08/12/2022).

Warga Tabassala yang tidak ingin disebutkan namanya mengeluhkan pengerjaan rehabilitasi dua ruang kelas sekolah yang menggunakan Dana Alokasi Khusus (DAK) Bidang Pendidikan Sekolah Dasar, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Polman tahun 2022.

banner 728x250

“Kami menyesalkan pihak pelaksana atau CV. RAFASYA karena tidak menyelesaikan dengan baik pengerjaan rehabilitasi ruang kelas SDN 023 Kampung Baru. Plafon yang menggunakan tripleks itu juga belum di cat sampai sekarang padahal harusnya selesai bulan November,” ungkapnya.

Anggaran DAK yang bersumber dari APBN Tahun 2022 dengan nilai anggaran Rp. 272.090.000 dan waktu pelaksanaan 120 hari kalender yang dimulai dari bulan Juli, dan harusnya pekerjaan sudah rampung bulan November, tapi sampai bulan Desember belum juga dirampungkan.

Foto: Ruang kelas yang belum rampung dikerjakan.

 

“Pihak Dinas Pendidikan dan Kebudayaan harusnya turun langsung di lapangan atau ke sekolah-sekolah mengecek setiap pekerjaan DAK tersebut, jangan dibiarkan ada pekerjaan bermasalah seperti ini, karena masyarakat atau pihak sekolah yang akan dirugikan bahkan Dinas terkait jika pekerjaannya itu asal-asalan,” imbuhnya.

Lebih lanjut masyarakat itu menyampaikan, bahkan diduga pihak pekerja rehabilitasi ruang kelas itu juga menggunakan material batu merah sekolah sekitar 1000 buah. Katanya mau diganti tapi yang ada hanya sekitar 400 buah.

Bahkan tenaga pekerja atau tukang lokal sekitar sekolah juga tidak dilibatkan, mestinya diberdayakan untuk menambah mendapatkan sehari-hari mereka, begitu kata masyarakat yang identitasnya dirahasiakan.

“Kami masyarakat Tabassala meminta kepada Direktur CV. RAFASYA untuk bertanggung jawab dan menyelesaikan dengan baik rehablitasi ruang kelas tersebut dan kepada penegak hukum untuk mengawasi dan menyelidiki setiap pekerjaan DAK di Polman,” ucapnya.

Sampai berita ini terbit, pihak Enewsindonesia.com mencoba menghubungi Kepala Sekolah SDN 023 Kampung Baru serta Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Polman dan juga masih dalam proses mencari tau Direktur CV. RAFASYA untuk dimintai keterangannya. (Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *