Enewsindonesia.com – Pengurus Pusat Ikatan Mahasiswa Pemuda Pelajar Indonesian Kolaka (PP-IMPPAK) Makassar mempertanyakan beasiswa kepada pemerintah setempat yang sampai hari ini tidak kunjung untuk direalisasikan. Hal tersebut di sampaikan oleh Ketua umum (PP-IMPPAK) Makassar Arya Ashadi dalam rilisnya, di Sekretariat Imppak di Jl. Cendrawasih 3, Makassar, Kamis (3/11/20).
Kurangnya perhatian pemerintah daerah Kabupaten Kolaka terhadap pengembangan SDM dalam bidang pendidikan,Selama ini tidak ada sedikitpun beasiswa yg di berikan kepada kami khususnya orang Kolaka yang yang melanjutkan pendidikan di beberapa kampus yg ada di Makassar, padahal aturan tentang beasiswa sudah di atur dalam Undang-undang No.20 tahun 2003 tentang sistem pendidikan Nasional Bab V Pasal 12 bahwa setiap peserta didik pada setiap satuan pendidikan berhak mendapatkan beasiswa bagi yang bersprestasi dan bagi mereka yang orang kurang mampu.
Dengan melihat Kekayaan alam Kab.Kolaka dengan hadirnya beberapa perusahaan pertambangan yang ada di Kab.Kolaka ini kemudian tidak memiliki kontribusi terhadap peningkatan pendidikan yg ada di Kabupaten Kolaka, dengan hadirnya perusahaan pertambangan baik swasta maupun BUMN ini kemudian seharusnya memiliki kontribusi penting dalam pengembangan SDM dalam bidang pendidikan.
Arya Ashadi, Ketua Umum PP-IMPPAK ini mengatakan bahwa hadirnya sektor pertambangan dan industri memberi pengaruh secara makro ekonomi. Dengan kontribusi kedua sektor tersebut, akan membuat pertumbuhan ekonomi yang selalu tinggi dari tahun ke tahun.
“Sehingga hasil dari SDA yang luar biasa ini, harus diimbangi dengan SDM, terkhusus kependidikan. Bukankah pendidikan merupakan hal yang paling fundamental dalam kehidupan masyarakat maupun pembangunan suatu negara? Olehnya, kondisi pendidikan perlu diperhatikan dan ditingkatkan” tuturnya.
Lanjut Iswadi Amiruddin yang juga selaku Sekretaris Jendral PP-IMPPAK mengatakan bahwa permohonan beasiswa telah lama disampaikan. Namun sampai saat ini, permintaan tersebut tak kunjung terealisasi.
“Kami mendesak Bupati Kolaka dan DPRD, mewujudkan bantuan beasiswa secara merata bagi seluruh mahasiswa Kolaka karena memang perlu adanya inisiatif dari pemerintah daerah dalam hal ini bupati Kolaka untuk merealisasikan beasiswa dalam perwujudan konsep yaitu kolaborasi pemerintah dan pihak perusahaan” ujarnya.
Iswadi yang biasa di sapa Chua mencontohkan, Pemerintah Kabupaten Pangkep yang bisa memberikan beasiswa kepada mahasiswa asal Pangkep. Begitupun dengan Kabupaten Sinjai dan Kabupaten Luwu Timur, yang juga turut memberikan beasiswa kepada mahasiswa.
“Jangan hanya pembangunan infrastruktur saja yang digenjot. Pembangunan Sumber Daya Manusia (SDM) seperti pemberian beasiswa juga harus diperhatikan oleh Pemkab Kolaka,” tutupnya. (A.akbar)