P2TP2A Bone Minta Oknum Guru Cabul di Sibulue Dihukum Berat

Foto: Martina Majid.

ENEWSINDONESIA.COM, BONE – Kasus pencabulan yang melibatkan dua oknum guru di salah satu Sekolah Dasar di Desa Maspul, Kecamatan Sibulue, Kabupaten Bone, Sulsel menjadi perbincangan hangat di tengah masyarakat.

Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak (P2TP2A) Kabupaten Bone minta kedua pelaku kekerasan seksual agar dihukum Seberat-beratnya.

 
 

“Kedua oknum tersangka ini harus diadili Seberat-beratnya baik di mata hukum maupun pemecatan pegawai,” tegas Martina Majid selaku pendamping P2TP2A, Selasa (20/12/2022).

Menurut Martina, kedua pelaku kekerasan seksual ini merupakan predator anak-anak yang perlu diwaspadai.

“Sangat disayangkan seorang Guru dan pegawai sekolah tega melakukan hal tak senonoh terhadap muridnya. Dan itu, harus ditindak tegas sebab akan membahayakan kedepannya,” tambah dia.

Diakui, jika pihaknya akan mengawal kasus kekerasan seksual yang terjadi di dunia pendidikan ini hingga tuntas.

“Saya akan kawal terus kasus ini sampai pelaku diberikan hukum yang berat. Untuk korban tentu akan diberikan pendampingan,” tegasnya.

Sebelumnya diberitakan, Dua oknum guru Sekolah Dasar (SD) di salah satu sekolah di Desa Maspul melakukan tindakan asusila terhadap beberapa muridnya.

Parahnya lagi, kedua guru tersebut berjenis kelamin laki – laki dan korbanpun merupakan murid laki – laki.

Kedua pelaku tersebut berinisial MU berstatus PNS guru olahraga dan AG berstatus honorer yang merupakan adik kepala sekolah setempat. Diduga keduanya pelaku seks menyimpang.

Tinggalkan Balasan

error: waiittt