ENEWS, BONE ••》Sejumlah kepala desa di Kecamatan Bontocani, Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan, mengaku resah dengan ulah seorang oknum yang mengaku berasal dari Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) berinisial FRM.
Oknum tersebut diduga meminta sejumlah uang kepada para kepala desa dengan berbagai alasan.
Para kepala desa menyebut, FRM juga kerap mengaku sebagai wartawan dan terus melakukan tekanan melalui telepon maupun pesan singkat hingga permintaannya dipenuhi.
Kepala Desa Pattuku, Kecamatan Bontocani, Zul, mengaku sempat mentransfer uang sebesar Rp2 juta kepada oknum tersebut karena tidak tahan dengan tekanan yang terus dilakukan.
“Dia minta Rp3,5 juta dengan berbagai alasan. Bukti transfernya ada. Mulai dari alasan akan melakukan pendampingan hukum kepada kami sampai alasan lainnya. Bukan hanya saya yang mengalami itu, kades lainnya di wilayah ini juga,” ungkap Zul saat dikonfirmasi Enews Indonesia, Senin (9/3/2026).
Selain meminta uang, kata Zul, FRM juga diduga memaksa sejumlah kepala desa untuk membeli lampu jalan dengan disertai ancaman.
“Kalau tidak dibeli, banyak ancaman-ancamannya. Kami para kepala desa bingung dan tidak tahan diteror, akhirnya ada yang memenuhi keinginannya. Bukti percakapannya juga banyak,” katanya.
Para kepala desa di Bontocani berharap aparat penegak hukum dapat turun tangan menindaklanjuti persoalan tersebut agar tidak ada lagi pihak yang merasa dirugikan atau diteror oleh oknum yang mengatasnamakan lembaga maupun profesi tertentu. (Red)






