Presiden Dijadwalkan Resmikan Listrik Perdesaan di Polman

Ketgam: Surat Direktorat Jenderal Ketenagalistrikan Kementerian ESDM tertanggal 8 Agustus 2026 terkait undangan peresmian Program Listrik Perdesaan (Lisdes) yang dijadwalkan berlangsung di Lapangan Pancasila, Polewali Mandar, Senin (10/8/2026).
Ketgam: Surat Direktorat Jenderal Ketenagalistrikan Kementerian ESDM tertanggal 8 Agustus 2026 terkait undangan peresmian Program Listrik Perdesaan (Lisdes) yang dijadwalkan berlangsung di Lapangan Pancasila, Polewali Mandar, Senin (10/8/2026).

ENEWS, POLMAN — Presiden Republik Indonesia dijadwalkan meresmikan program Listrik Perdesaan di Kabupaten Polewali Mandar, Sulawesi Barat, Senin (10/8/2026).

Agenda tersebut dijadwalkan berlangsung di Lapangan Pancasila, Jalan Mr. Muh. Yamin, Kecamatan Polewali, mulai pukul 14.00 WITA.



Rencana kedatangan Presiden itu tertuang dalam surat Direktorat Jenderal Ketenagalistrikan Kementerian ESDM Nomor 1987.Und/TL.03/DJL/2026 tertanggal 8 Agustus 2026.

Surat yang ditandatangani atas nama Menteri ESDM oleh Plt. Direktur Jenderal Ketenagalistrikan Tri Winarno tersebut mengundang sejumlah pejabat negara dan daerah untuk menghadiri peresmian.

Program yang akan diresmikan menggunakan pendanaan APBN Tahun Anggaran 2025. Kegiatannya meliputi perluasan jaringan listrik, Bantuan Pasang Baru Listrik (BPBL), serta pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) dan Pembangkit Listrik Tenaga Mikrohidro (PLTMH).

Selain di lokasi utama, peresmian juga akan diikuti secara teleconference dari 10 lokasi lainnya.

Sejumlah pejabat pusat masuk dalam daftar undangan, di antaranya menteri Kabinet Merah Putih, Panglima TNI, Kapolri, Jaksa Agung, serta Ketua Komisi XII DPR RI.

Dari Sulawesi Barat, Gubernur Sulbar dan para bupati se-Sulbar turut diundang bersama unsur DPR RI, DPRD Sulbar, Forkopimda, instansi vertikal, lembaga negara dan perbankan.

Kementerian ESDM menyebut program tersebut diarahkan untuk memperluas akses listrik masyarakat sekaligus mendukung pemerataan pembangunan dan agenda swasembada energi.

Namun, selain seremoni peresmian, realisasi manfaat program menjadi perhatian utama, terutama bagi masyarakat pedesaan yang selama ini belum memperoleh akses listrik secara optimal.

Jurnalis: Hasbi Waluyo





Tinggalkan Balasan