Sulbar  

Gubernur Sulbar, Dana Covid-19 Harus Dikelolah Sebaik Mungkin Karena Itu Hak Rakyat

Photo : Gubernur Sulbar melaksanakan rapat bersama forkopimda dan instansi vertikal di Rumah Jabatan Gubernur Sulbar

Enewsindonesia.com, Sulbar – Gubernur Sulawesi Barat Andi Ali Baal Masdar, bersama Sekretaris Daerah Provinsi Sulbar Muhammad Idris, melaksanakan rapat bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) dan instansi vertikal di rumah jabatan Gubernur Sulbar, Jumat, 26 Juni 2020

Dalam pertemuan tersebut Ali Baal Masdar mengatakan, Pemerintah Provinsi Sulbar sudah mengeluarkan anggaran untuk penanganan virus corona, dan dana tersebuat harus dikelolah dengan baik.

     
 

“Dana yang diperuntukan untuk penanganan covid itu sudah menjadi hak masyarakat, apapun bentuk dana covid tersebut itu untuk rakyat, kita harus melaksanakan sesuai dengan kebutuhan dan kapasitas kita,”ungkap Ali Baal Masdar

Ia juga mengatakan, terdapat tiga item yang menjadi fokus penanganan covid saat ini yaitu, kesehatan, ekonomi dan sosial, dimana hal tersebut membutuhkan pengawasan dan pendampingan dari teman-teman di Forkompinda dan instansi vertikal.

Pemprov Sulbar membutuhkan dukungan dari forkopimda khususnya dari unsur-unsur pengawasan termasuk juga dalam hal pembinaan terkait tiga item yang menjadi fokus utama dalam penanganan covid, termasuk juga kita akan berkoordinasi dengan DPRD dan kabupaten,”ujarnya

Kajati Sulbar, Darmawel Aswar mengatakan, “dari segi pemulihan ekonomi, harus ada peran pemerintah untuk memfasilitasi penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) yang tersedia di bank swasta, dan bila perlu buatkan Memorandum of Understanding (MOU),”ujarnya.

Darmawel melanjutkan, nantinya UMKM yang ada di Sulbar ini tidak hanya di bantu oleh uang pemprov tetapi juga dapat dibantu dari pihak swasta dalam hal ini bank yang ada di Sulbar.

“Jangan main-main dengan dana covid karena hukumannya sangat berat, dan dalam kasus korupsi masa kadaluarsanya sangat lama, jangan sampai bapak-bapak sudah pensiun dan sakit-sakitan baru diperiksa, karena hal tersebut sangat menyakitkan,”tegas Darmawel.

Dalam rapat tersebut hadir juga beberapa perwakilan forkopimda, instansi vertikal, pimpinan OPD dan undangan yang lain. (Adv)

 

Editor : Haswal Hirata

 

Tinggalkan Balasan