banner 728x250 . banner 728x250

Ditinggal ke Kebun, Sebuah Rumah Warga di Nangahale Hangus Terbakar

Foto: Kebakaran menghanguskan sebuah rumah warga di Dusun Utanwair, Desa Nangahale, Kecamatan Talibura, Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur.

ENEWSINDONESIA.COM, NTT – Kebakaran menghanguskan sebuah rumah warga di Dusun Utanwair, Desa Nangahale, Kecamatan Talibura, Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur, Selasa (29/112022).

Wilhelmus Memo key, salah satu warga dusun Namandoi yang saat itu sedang berada di lokasi kejadian menyampaikan kepada media Enewsindonesia.com kebakaran diduga akibat terjadinya korsleting arus listrik di kabel meteran dari ruang tengah milik Benyamin Buheng.

banner 728x250

“Pemilik rumah lagi kerja di kebun, dan 3 orang anaknya sementara sekolah. Jadi rumah dakam keadaan kosong,” ungkapnya.

“Petugas PLN berhasil padamkan kabel yang sementara menyala,” sambungnya.

Dari data yang dihimpun, kerugian ditaksir mencapai puluhan juta rupiah.

Terdiri dari barang – barang isi rumah dan dokumen penting seperti Ijazah, Akta kelahiran, BPJS Kesehatan, Sertifikat Tanah, Kartu Keluarga, Buku Tabungan BRI, Buku Raport sekolah dari SD sampai SMK, kitab Suci Al Kitab, KTP, dan lembaran foto copian lainnya di temui sudah dalam keadaan terbakar.

Foto: Beberapa dokumen yang bisa diselamatkan pasca kebakaran tersebut. (Dok. Faidin)

Petugas Kepolisian Pos Talibura, Walter Brigpol yang saat itu berada di lokasi menyampaikan bahwa dirinya saat saat diinformasikan via telfon menyampaikan bahwa sedang mengikuti kegiatan Nangahale bersama BKSDA.

“Saat bapak Desa Nangahale telfon saya langsung lari ke lokasi kebakaran mengikuti warga yang berlarian ke arah rumah yang terbakar,” tuturnya.

Kepala Desa Nangahale, Sahanudin menyampaikan bahwa atas musibah ini pemerintah desa akan mengupayakan sebagaimana mestinya termasuk pengurusan administrasi oleh pihak korban agar dimediasi secepaatnya supaya tindak lanjut dari beberapa dokumen yang ledes terbakar serta kerugian lainnya bisa mendapat respon cepat dari pihak kabupaten.

“Kami pemerintah desa berharap agar pihak korban sekeluarga tetap bersabar atas kejadian yang menimpa, sambil kami pihak pemerintah desa akan mengecek identitas korban sekeluarga dan melaporkan kepada Dinas Sosial di Kabupaten sambil melampirkan bukti-bukti dokumen yang terbakar,” kuncinya. (Faidin)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *