Dirtipid Narkoba Bareskrim Polri Musnahkan 269,707 Kg Sabu dari 4 Kasus Berbeda

Foto: Direktorat Tindak Pidana (Dirtipid Narkoba) Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) memusnahkan 269,707 Kilogram Narkotika Jenis Sabu pada 4 Kasus Berbeda. (Dok. Anles)

ENEWSINDONESIA.COM, JAKARTA– Direktorat Tindak Pidana (Dirtipid Narkoba) Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) memusnahkan 269,707 Kilogram Narkotika jenis Sabu pada 4 kasus berbeda di Lobby Gedung Awaloedin Bareskrim, Mabes Polri, Jakarta, Selasa (22/11/2022).

Kegiatan itu juga dihadiri beberapa jajaran instansi diantaranya Kejaksaan Tinggi Republik Indonesia, BEA CUKAI Kementerian Keuangan, dan dari Komisi III DPR RI (Bidang Penetapan UU Narkotika yang sedang dikaji dan akan disahkan).

 
 

Barang bukti tersebut didapatkan dari empat pengungkapan kasus  Narkotika yang berbeda.

Dirtipidnarkoba Bareskrim Polri, Brigjen Krisno H Siregar menyebut total barang bukti itu berasal dari tujuh tersangka.

“Ada tujuh orang tersangka dengan total barang bukti yang didapat jenis sabu” ujar Brigjen Krisno.

Brigjen Krisno mengatakan, pemusnahan barang bukti sabu itu juga merupakan hasil tangkapan Bareskrim bersama Bea dan Cukai Kementerian Keuangan (Kemenkeu).

Foto: Benerapa BB yang akan dimusnahkan (Anles/Endah)

“Kasus pertama diungkap pada 14 September 2022 lalu di Riau. Hasil dari pengungkapan ini, aparat menangkap tersangka Safwan Supardi alias Iwan dan ditemukan barang bukti sebanyak 21,283 kilogram sabu,” ungkapnya.

Dia melanjutkan, kasus kedua yaitu penangkapan bersama BEA CUKAI pada 7 Oktober 2022 dengan tersangka bernama Fatahillah di wilayah Aceh.

“Dari penangkapan itu, aparat mendapatkan barang bukti sebanyak 179 Kilogram sabu,” bebernya.

Diatambahkan, kasus ketiga penangkapan dilakukan bersama Bea dan Cukai di Perairan Aceh Tamiang. Itu barang bukti yang didapat 50.000 gram sabu.

“Dalam penangkapan kasus ketiga ditangkap empat tersangka atas nama Marzani AR, Muhammad Reza, T.Zulyandi, dan Hendra Khomani,” paparnya.

Kasus Terakhir, kata dia, penangkapan dilakukan di Sumatera Utara. Penyidik menangkap tersangka Candra Saputra alias Carles dan menyita barang bukti sabu seberat 19,424 kg.

“Dengan asumsi 1 gram sabu untuk penggunaan empat orang per hari maka total jiwa yang dapat diselamatkan kurang lebih 1.078.828 jiwa”, tandas Brigjen Krisno.

Dalam konferensi pers tersebut, Brigadir Krisno menyebut masih ada beberapa DPO yang sementara proses pencarian.

“Adapun barang bukti tersebut akan dimusnahkan di RSPAD Gatot Subroto,” pungkasnya. (Endah/Anles)

Tinggalkan Balasan

error: waiittt