banner 728x250

Azhar Mengingatkan Agar Legislator Terpilih Lebih Dekat Dengan Konstituennya

Enewsindonesia.com, Makassar – Bimbingan Teknis (Bimtek) yang diselenggarakan Dewan Pengurus Wilayah Partai Kebangkitan Bangsa (DPW PKB) Sulawesi Selatan (Sulsel) beberapa hari yang lalu mengingatkan bagi seluruh anggota Legislatifnya yang berhasil lolos pada Pileg 2019 agar mampu menjalankan tugasnya dengan baik.

Kegiatan tersebut yang diikuti oleh seluruh kader mulai dari tingkat provinsi hingga kabupaten/kota ini yang berlangsung sejak 20-22 Desember 2019 di Kota Makassar.

banner 728x250

Ketua DPW PKB Sulsel, Azhar Arsyad menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan pembekalan pasca Pemilu 2019 untuk meningkatkan kapasitas dan kompetensi kader PKB dalam tugasnya sebagai legislator.

“Di tengah perkembangan IPTEK dan dinamika politik yang terus berkembang  dan mengalami perubahan maka anggota DPRD-nya juga harus mampu  mengadaptasi perubahan jika tak ingin mengalami ketertinggalan,” kata Azhar, Jumat 20 Desember 2019.

“Partai PKB menyediakan ruang ini untuk menyamakan persepsi dan orientasi, jadi kita buat dua acara satu bimtek dan kegiatan satunya kita namakan  “sekolah politik”.
Salah satu tujuannya adalah  lebih pada melatih teman-teman untuk menjaga elektoral ,” tambahnya.

Lewat Sekolah Legislator, Azhar berharap kader PKB yang terpilih bisa kembali dekat dengan konstituennya.

Karena menurutnya perjalanan sebagai anggota  DPRD  terpilih yang memiliki berbagai kesibukan dan rutinitas tugas kadang semakin membuat anggota legislatif berjarak dengan para pemilihnya.

“Nah itu yang kita tidak mau. Jadi kita mendorong teman-teman ini ada mekanisme yang tepat semacam akuntabiltas publik pada pemilihya,” ungkap Azhar.

Azhar juga mengungkapkan seluruh legislator PKB tentu mengemban amanah berbeda sesuai dengan kondisi Dapil masing-masing. Karenanya Sekolah Legislator menjadi sarana bagi mereka untuk mengoptimalkan peran dan fungsi tersebut.

“Memang teman-teman yang akan mengembangkan sendiri karena pasti berbeda beda misalnya pemilih di kota dengan di Desa. Jadi ini menjadi tanggung jawab partai dalam upaya mendorong DPRD supaya tetap bisa terjaga hubungannya dengan pemilihnya,” tutupnya.

Reporter : kambel

Editor : Adi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *