ENEWS, BONE ••》Konflik antara Anggota Komisi I DPRD Bone, Hj. Adriani Alimuddin Page, dengan Sekretaris DPRD (Sekwan) Bone, Hj. Faidah, memanas usai insiden adu mulut saat kunjungan kerja di Jakarta.
Peristiwa itu terjadi pada Jumat (6/3/2026) sekitar pukul 09.00 WIB di lobi Hotel Novotel, saat rombongan DPRD Bone melaksanakan kunjungan kerja.
Adriani mengaku diteriaki langsung oleh Sekwan di depan umum setelah sebelumnya terjadi ketegangan sejak di dalam lift.
“Dia berteriak di lobi, ‘kau kira saya takut sama kau’. Spontan saya kejar, tapi langsung dilerai,” ujar Adriani, Senin (16/3/2026).
Ia menyebut, konflik bermula dari kritiknya terkait kinerja Sekwan, khususnya soal pelayanan administrasi dan keterlambatan pencairan anggaran kegiatan DPRD.
“Ini bukan soal anggaran, tapi soal etika dan kinerja. Sekwan harusnya melayani DPRD sesuai tupoksinya,” tegasnya.
Menurut Adriani, ketegangan sudah terlihat sejak di dalam lift, ketika Sekwan disebut bersikap tidak responsif hingga memicu adu argumen.
Pasca kejadian, konflik tidak mereda. Bahkan, sejumlah masyarakat dari Kecamatan Amali mendatangi DPRD Bone dan mendesak agar Sekwan segera diberhentikan.
Ketua DPRD Bone, Andi Tenri Walinonong, membenarkan adanya desakan tersebut dan menyebut usulan pemberhentian telah dibahas di internal DPRD.
“Ini menyangkut marwah lembaga. Kami akan rapatkan dan menyampaikan ke Bupati Bone,” ujarnya.
Ia menegaskan, Sekwan harus mampu bekerja selaras dengan DPRD agar roda kelembagaan berjalan optimal.
Sementara itu, hingga berita ini diterbitkan, Hj. Faidah belum memberikan tanggapan atas konfirmasi yang dilakukan.
Konflik ini kini menjadi sorotan karena dinilai berpotensi mengganggu kinerja dan citra DPRD Bone. (Red)






