Pemuda Bontocani Minta Oknum LSM Pemeras Kepala Desa Dilaporkan ke Polisi

Foto: Pemuda Bontocani, Ade Fitrawan, menanggapi isu dugaan pemerasan yang dilakukan oknum mengatasnamakan LSM dan wartawan terhadap sejumlah kepala desa di Kecamatan Bontocani. Ia meminta jika terjadi pemerasan agar dilaporkan kepada aparat penegak hukum.

ENEWS, BONE ••》Pemuda Bontocani, Ade Fitrawan, menanggapi pernyataan sejumlah kepala desa di Kecamatan Bontocani yang sebelumnya mengaku resah terhadap oknum yang mengatasnamakan LSM dan wartawan untuk melakukan pemerasan.

Menurut Ade, keresahan tersebut seharusnya dapat dibicarakan secara terbuka, namun juga perlu disikapi secara objektif agar tidak menimbulkan stigma terhadap profesi wartawan maupun organisasi LSM secara umum.

banner 728x250

Ia menegaskan bahwa pada prinsipnya LSM dan wartawan memiliki peran penting sebagai mitra kritis pemerintah, termasuk pemerintah desa, dalam mendorong transparansi serta pengawasan pembangunan.

“LSM dan wartawan adalah perangkat sosial yang penting dalam mendorong kemajuan desa. Mereka berfungsi melakukan kontrol agar pembangunan berjalan transparan dan berpihak kepada masyarakat,” ujar Ade Fitrawan, Selasa (10/3/2026).

Meski demikian, ia tidak menampik adanya kemungkinan oknum yang menyalahgunakan nama organisasi atau profesi wartawan untuk kepentingan pribadi, termasuk melakukan intimidasi atau pemerasan terhadap aparat desa.

Namun Ade juga mempertanyakan sikap kepala desa yang memilih memberikan uang jika benar terjadi tekanan dari oknum tersebut.

“Kalau memang ada ancaman atau pemerasan, kenapa harus diberikan uang? Kenapa tidak ditolak dan dilaporkan ke pihak berwajib,” tegasnya.

Menurutnya, jika tata kelola pemerintahan desa berjalan baik dan transparan, seharusnya tidak ada celah yang bisa dimanfaatkan oleh oknum untuk melakukan tekanan.

Ia pun meminta para kepala desa yang merasa menjadi korban pemerasan agar segera melaporkan kejadian tersebut kepada aparat penegak hukum agar dapat diproses sesuai ketentuan yang berlaku.

Ade juga mengingatkan para kepala desa di Bontocani agar tetap fokus menjalankan tugas membangun desa serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

“Kepala desa tidak perlu takut terhadap pihak yang hanya mengatasnamakan organisasi atau profesi tanpa dasar yang jelas. Jika ada indikasi pemerasan atau tindakan melawan hukum, segera laporkan,” katanya.

Ia menambahkan, sinergi antara pemerintah desa, masyarakat, LSM, dan wartawan sangat penting untuk mewujudkan pembangunan desa yang transparan dan berkelanjutan. (*)





Tinggalkan Balasan