Antrean Panjang di SPBU Tammerodo Sendana Diduga Akibat Pengguna Jeriken

Foto: Salah seorang pelansir BBM jenis pertalite di SPBU Sendana. (Dok. Kamil)

ENEWS, MAJENE ••》Antrean panjang kendaraan kerap terjadi di SPBU Kecamatan Tammerodo Sendana, Kabupaten Majene. Kondisi ini diduga dipicu oleh banyaknya pembeli bahan bakar menggunakan jeriken yang dilayani di SPBU tersebut.

Pantauan ENews Indonesia di lokasi pada Minggu (8/3/2026), sejumlah pengendara roda dua dan roda empat harus menunggu lama untuk mendapatkan bahan bakar jenis pertalite.

banner 728x250

Salah seorang pengendara yang enggan disebutkan namanya mengaku kondisi tersebut bukan kali pertama terjadi. Ia bahkan kerap mendapati stok BBM di SPBU tersebut sudah habis saat hendak mengisi bahan bakar.

“Ini bukan pertama kali. Sering sekali antreannya panjang, bahkan kalau mau lanjut ke Mamuju kadang sudah habis,” ujarnya dengan nada kesal.

Menurutnya, pelayanan di SPBU tersebut dinilai lebih mengutamakan pembeli yang menggunakan jeriken dibandingkan pengendara yang mengisi langsung ke kendaraan.

Ia juga menyoroti cepatnya stok pertalite habis di SPBU tersebut dibandingkan SPBU lain di Kabupaten Majene.

“Dari beberapa SPBU di Majene, di sini yang paling cepat habis. Kami berharap pengendara lebih diutamakan dibandingkan pelangsir,” tambahnya.

Mengacu pada Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen, konsumen berhak mendapatkan pelayanan yang adil dan tidak diskriminatif.

Hingga berita ini diturunkan, ENews Indonesia masih berupaya mengonfirmasi pihak pengelola SPBU Tammerodo Sendana terkait keluhan masyarakat tersebut. (M Kamil)





Tinggalkan Balasan