Dinas Perikanan Bone “Menghilang”, Tambak Cenrana di Ambang Krisis

Kantor Dinas Perikanan Kabupaten Bone. (Dok. Ardy)

ENEWS, BONE •• Sektor tambak menjadi tulang punggung ekonomi masyarakat pesisir Kecamatan Cenrana, Kabupaten Bone. Daerah ini dikenal sebagai salah satu penyumbang terbesar ekspor kepiting bakau dan rumput laut.

Namun, di tengah peran strategis itu, masyarakat justru mempertanyakan hilangnya jejak Dinas Perikanan dalam beberapa tahun terakhir.

banner 728x250

Baco, salah satu warga pesisir Cenrana, menegaskan bahwa kualitas air tambak terus menurun dan tak pernah ada pendampingan maupun intervensi dari pemerintah.

“Sudah beberapa tahun tidak ada sama sekali peran Dinas Perikanan. Air juga tidak seperti dulu, mungkin karena tambang di hulu,” ujarnya kepada ENews Indonesia, Rabu 19 November 2025.

Keluhan serupa disampaikan Densalle. Ia menilai Dinas Perikanan terkesan meninggalkan petani tambak di tengah persoalan serius yang mereka hadapi.

“Berapa tahun mi tidak ada bantuan, baik sarana maupun sosialisasi budidaya,” ungkapnya.

Masyarakat Cenrana berharap pemerintah daerah segera turun tangan, khususnya Dinas Perikanan, untuk memastikan keberlangsungan usaha tambak yang kini berada di titik kritis.

Hingga berita ini ditayangkan, Dinas Perikanan Kabupaten Bone belum memberikan tanggapan.

Jurnalis: Try Ardiansyah





Tinggalkan Balasan