Tingkatkan Metode Pembelajaran, Kadisdikbud Sulbar Gelar Learning Manajemen System

Enewsindonesia.com, Mamuju — Dinas Pendidikan Dan Kebudayaan (Kadisdikbud) Sulbar menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) melalui UPTD Balai Pengembangan Teknologi Informasi Komunikasi Pendidikan dan Kebudayaan (BPTIKPK) Angkatan II tentang Learning Manajemen System (LMS) selama tiga hari dari tanggal, 18-21 April 2022 yang diselenggarakan di Hotel Lestari Mamuju.

Pada kegiatan Bimtek ini dibuka langsung oleh Kepala  Dinas Pendidikan Dan Kebudayaan Provinsi Sulawesi Barat Prof Gufran Darma Dirawan dan dihadiri  Kepala UPTD Balai Pengembangan Teknologi Informasi Komunikasi Pendidikan dan Kebudayaan (BPTIKPK), Oktorio Abraham Saragih serta Peserta Kegiatan Pendidik.

banner 728x250      
 

Kepala Dinas Pendidikan Dan Kebudayaan Provinsi Sulawesi Barat Prof Gufran Darma Dirawan dalam sambutannya mengatakan, kegiatan Bimtek LMS diselenggarakan bertujuan untuk meningkatkan kompetensi para peserta dalam menerapkan metode pembelajaran.

Bimbingan Teknis Learning Manajemen System

”Learning Manajemen System (LMS) ini menjadi satu bagian yang akan di pergunakan dalam mendistribusikan, dan mengatur penyampaian konten pembelajaran,” ungkapnya, Senin (18/4/2022).

LMS ini sudah lama digunakan, mungkin sudah sekitar kurang lebih 10 tahunan, kemudian dikembangkan dan pertama kali dipergunakan untuk pendaftaran sertifikasi pada 3 tahun terakhir ini.

Salah satu kelebihan dari LMS ini, kata Prof Gufran tim sudah dapat mencatat segala apapun kegiatan yang terjadi sehingga efektif dan efesien karena kita bisa melihat bagaimana keaktifan murid, keaktifan guru, keaktifan dalam memberikan penjelasan, keaktifan menerima saran, tanggapan, dan sebagainya.

“LMS ini juga dapat mengendalikan mulai dari absensi, kehadiran dan interaksi kepada sesama. Sekarang kita berubah menjadi computers digitalisasi sehingga di masa pandemi kita mudah mengakses pembelajaran,” tuturnya.

“Sistem pembelajaran dengan menggunakan LMS akan memudahkan pengajar dalam memberikan materi kepada pelajar. Hal ini juga akan memudahkan lembaga pendidikan untuk memperbaiki sistem pembelajaran.

“Dengan menggunakan sistem LMS, pengajar dapat memberikan materi yang lebih mudah untuk semua pelajar,” tutup Kadisdikbud Sulbar.

banner 728x250   banner 728x250   banner 728x250  

Tinggalkan Balasan