banner 728x250 . banner 728x250

Sebagai Inisiator Diskusi Kesejahteraan Imam Masjid, Wakil Ketua DPRD Sulbar Dapat Apresiasi

ENEWSINDONESIA.COM Abdul Rahim Wakil Ketua DPRD Sulbar melakukan tindakan nyata untuk kesejahteraan imam masjid melalui pertemuan live zoom, Kamis (22/4/2021) mendapat apresiasi dari para narasumber, adapun yang hadir pada pertemuan virtual zoom itu kurang lebih 100 peserta para pemerhati agama Sulbar dengan membahas dan mencari solusi terkait kesejahteraan imam masjid.

Pembicara pertama atau Keynote Speaker, Gubernur Sulbar, H. Andi Ali Baal Masdar yang juga sebagai Ketua Dewan Masjid Indonesia (DMI) wilayah Sulbar menyampaikan pengalaman beliau selama menjadi Bupati Polman dua periode dengan penuh haru dan tetesan air mata mengingat masa kepemimpinannya di Polman memperjuangkan nasib imam masjid sehingga mendapatkan insentif perbulannya walaupun itu relatif sedikit tapi bisa kita sisipkan untuk menambah pendapatan mereka.

banner 728x250

“Apa yang menjadi inisiatif Wakil Ketua DPRD Sulbar, Abdul Rahim merupakan langkah yang bijak untuk saling bahu membahu memikirkan nasib imam masjid bagaimana kesejahteraannya dapat kita perhatikan untuk selalu memakmurkan masjid,” ungkapnya.

Sementara itu Sekprov Sulbar, Muhammad Idris DP juga sangat mengapresiasi inisiatif ini, karena memang kita di Sulbar memiliki begitu banyak imam masjid, apalagi masjid itu merupakan pusat peradaban ummat, atau tempat ibadah mahdhah dan tempat ibadah gairuh mahdhah. Bahkan dimata intelektual dunia pada masa kejayaan Islam, fungsi masjid bukan hanya sebagai tempat ibadah tapi juga sebagai pusat kegiatan intelektualitas.

“Ketika kita melihat jumlah masjid di Sulbar ada 2.510 jumlah masjid dan mushalla 438. Dengan total keseluruhan, ada sekitar 2.948. Itu belum termasuk masjid atau mushalla yang ada di instansi pemerintah, dan kita butuh anggaran sekitar 23 milyar untuk dapat mensejahterakan para imam masjid dan perangkatnya,” paparnya.

Abdul Rahim sebagai narasumber yang juga sebagai inisiator pertemuan virtual live zoom ini mengatakan, dari paparan gubernur Sulbar, Andi Ali Baal Masdar yang mengingat kita perjuangan beliau saat Bupati Polman, dan saya pada saat itu masih anggota DPRD Kabupaten Polman yang membahas dan menyepakati itu. Memang beliau punya niat yang tulus memperjuangkan nasib imam masjid bersama perangkatnya yang membuat kita semua terharu. Karena atas perjuangan beliau sehingga para imam kita di Polman pada saat itu mendapatkan insentif. Dan bukan hanya itu, beliau juga melakukan pengundian setiap tahun para imam masjid untuk diberangkatkan umroh secara gratis.

“Penjelasan pemprov Sulbar, Muhammad Idris memiliki instrumen yang sangat jelas bahwa masjid merupakan universitas yang melahirkan ilmuan dunia sehingga masjid berfungsi sebagai pusat pembinaan, sekaligus pemberdayaan masyarakat. Dengan harapan, dari masjid bisa terlahir teknokrat, ilmuan maupun ulama yang bisa menjadi panutan kita semua,” ujar Politisi Partai Nasdem Itu.

“Besar harapan kami sebagai wakil rakyat untuk kita dapat sejahterakan imam masjid, mengingat tugas dan peran mereka cukup berat yang nyaris tidak punya banyak waktu untuk mencari biaya hidup mereka sehari-hari, sedangkan insentif yang mereka dapatkan itu hanya sekitar 150ribu-200ribu perbulan. Jika di kalikan dalam sehari maka mereka hanya mendapatkan sekitar 6000 rupiah saja, bahkan mereka dapatkan insentif itu per enam bulan sekali, dua kali dalam setahun, sungguh memprihatinkan,” ungkapnya.

Kakanwil Kemenag Sulbar, Muh Muflih BF yang juga sebagai pemateri berterimakasih dan juga mengapresiasi langkah yang diambil Wakil Ketua DPRD Sulbar, Abdul Rahim terkait keresahan dan kepeduliannya terhadap kesejahteraan imam masjid sampai beliau menyuarakan melalui media sosial yang mendapat banyak tanggapan dan responsif, saya bangga dan salut sama beliau.

“Kami diberi tugas dan tanggung jawab oleh negara untuk melakukan pelayanan di bidang keagamaan, tentu terkait Kesejahteraan imam masjid merupakan tanggung jawab kita bersama apalagi imam masjid memiliki tanggung jawab yang sangat besar untuk mengurusi masjid dan masyarakat dalam hal keagamaan. Kita berharap para imam masjid tidak hanya memberikan pengetahuan seputar keagamaan, seperti fiqih maupun akidah. Tetapi perlu juga memberikan informasi kepada umatnya terkait isu-isu aktual yang ada di masyarakat,” tutupnya. |HH/ADV.

Penulis: Hasbi WaluyoEditor: Admin Enews

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *