Wajo  

Rabat Beton di Desa Leppangeng Disebut Tak Sesuai RAB, CCW: Kami Kantongi Data

Papan bicara proyek rabat beto di Duaun Waji, Desa Lepoangeng, Kabupaten Wajo. (Dok. Enews)

ENEWS WAJO •• Lembaga Celebes Corruption Watch (CCW) menyoroti pekerjaan rabat beton di Dusun Waji, Desa Leppangeng, Kecamatan Belawa, Kabupaten Wajo.

Menurut CCW, Pekerjaan yang menelan anggaran Rp.199.368.600 itu diduga dikerjakan tidak sesuai dengan petunjuk Rancangan Anggaran Pembangunan (RAB).



Ketua lembaga CCW Wajo, Akbar menyebut dalam pengerjaan proyek tersebut didapati adanya beberapa titik lokasi pekerjaan yang sudah berdebu dimungkinkan karna proyek tersebut diduga dikerjakan tidak sesuai dengan spesifikasi.

“Dari hasil pantauan kami saat ke lokasi pada hari Senin (9/9) lalu, kuat dugaan kami bahwa pekerjaan tersebut tidak sesuai RAB dan tidak sesuai spesifikasi dan standar mutu,” ucapnya, kepada Enews Indonesia, Rabu (11/9/2024).

Selain itu, Akbar mengaku mengantongi data yang menguatkan dugaannya terkait dengan adanya indikasi permainan pada bahan material.

“Sesuai petunjuk dari warga bahwa data di RAB tidak sesuai di lapangan, di RAB dianggarkan 983 sak semen, sedangkan fakta di lapangan yang terpakai hanya 500 sak. Tentu hal ini menyalahi RAB karena ada kekurangan sekita 483 sak,” terang Akbar.

“Berdasarkan dari hasil data itulah yang akan menjadi rujukan untuk melanjutkan bersurat ke APH, agar dilakukan penindakan pemeriksaan, dan jika terbukti agar kiranya memberi sanksi sesuai perundang- undangan yang berlaku,” sambungnya.

Untuk diketahui, pekerjaan proyek rabat beton Dusun Waji, bersumber dari Dana Desa (DD), dengan Anggaran Rp.199.368.600, dikerjakan oleh Tim Pelaksana Kegiatan (TPK) Leppangeng, Desa Leppangeng, Kecamatan Belawa.

(Andi M Ikbal)





Editor: Abdul Muhaimin

Tinggalkan Balasan