banner 728x250

Menteri PDTT Kunjungan Ke Sulbar, Ini Tujuannya

ENEWSINDONESIA.COM — Menteri Desa Pembagunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (PDTT), Abdul Halim Iskandar, melakukan kunjungan kerja di Sulawesi Barat dalam rangka evaluasi Pengelolaan Dana Desa Tahun 2020 dan Soliasasi Permendes 13 tahun 2020 tentang prioritas penggunaan dana desa tahun 2021 serta konsultasi publik rancangan peraturan pemerintah tentang BUMDES 2020 sekaligus penandatanganan kontrak antara PT Indonesia Comnets Plus (Icon Plus) dengan 36 Kepala Desa Lokus Program MARASA terkait pelaksanaan pembangunan jaringan internet desa di Ball Room Hotel Maleo Mamuju, Jumat (11/12/2020).

Kegiatan tersebut dihadiri oleh Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD), Tenaga Pendamping Profesional dan seluruh perwakilan Kepala Desa lokus program MARASA.

banner 728x250

Dalam kunjungannya, Abdul Halim Iskandar menyampaikan kepada Kepala Dinas PMD, Tenaga Pendamping Profesional, perwakilan Kepala Desa serta seluruh tamu undangan yang hadir, bahwa penggunaan dan pemanfaatan dana desa ada dua hal yaitu pertumbuhan ekonomi dan peningkatan sumberdaya manusia (SDM).

“Dana desa bisa digunakan apa saja untuk pertumbuhan ekonomi dan peningkatan sumberdaya manusia, apapun yang bersentuhan lansung dengan pertumbuhan ekonomi dan peningkatan SDM maka dana desa bisa digunakan,” ungkapnya saat menyanyikan sambutan dihadapan puluhan Kepala Desa se Sulbar.

Lebih lanjut Menteri Desa Kabinet Kerja Jilid 2 Jokowi ini mengatakan, Penggunaan dana desa diperuntukan untuk pertumbuhan ekonomi dan peningkatan SDM, tapi karena adanya pandemi Covid-19 maka penggunaan dana desa bisa dialihkan untuk pengendalian penanganan pandemi Covid-19.

“Terkait dengan pembagunan desa, sekarang kita sudah punya pedoman arah pembagunan desa agar di desa itu tidak ada lagi orang miskin dan kelaparan, sehingga menjadi desa sehat dan sejahtera,” imbuhnya.

Abdul Halim Iskandar yang lebih akrab disapa Gus Menteri juga mengapresiasi Provinsi Sulbar, karena adanya program MARASA dalam upaya memajukan desanya menjadi desa digital. Berharap kepada seluruh Kepala Desa agar penggunaan dana desa dikelolah dengan baik dan diperuntukan sesuai dengan kebutuhan dan tentunya kepada pertumbuhan ekonomi dan peningkatan SDM agar menjadi desa yang sejahtera dan berkembang.

Kadis PMD Sulbar juga menyampaikan kepada Gus Menteri bahawa di Sulbar punya program Lokal dalam mendukung pembangunan serta efektivitas penggunaan dana desa bernama Program Mandiri, Cerdas dan Sehat (MARASA) dan juga menyampaikan bahwa dari program MARASA tersebut terdapat beberapa desa mengusulkan kegiatan pembangunan jaringan internet yang bersinergi dengan salah satu prioritas penggunaan dana desa sehingga menjadi desa digital.

“Kita berharap kedepannya, seluruh desa yang ada di Sulbar, sudah menggunakan internet desa, agar menjadi desa yang berbasis digital sehingga masyarakat mudah mengakses informasi terkait perkembangan dan kemajuan desa,” tutupnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *