banner 728x250

Menara Literasi Gelar Nobar dan Diskusi Film KINIPAN

POLEWALI MANDAR, ENEWSINDONESIA.COM – Komunitas Menara Literasi adalah komunitas kepemudaan yang dibentuk di Lapeo pada akhir tahun 2019. Komunitas ini Bergerak dibidang Literasi dan pengetahuan, bertempat di Lapeo, Campalagian yang beranggotaan Mahasiswa dari berbagai kampus dan pemuda desa. Komunitas ini mengadakan nonton bareng (nobar) dan diskusi film di Gedung Mario Campalagian, Polewali Mandar, Sulawesi Barat, Sabtu (17/4/2021).

Film berjudul “Kinipan” ini adalah sebuah film dokumenter yang Mengadopsi sekaligus Mendokumentasikan secara Langsung Perihal fenomena sosial yg terjadi di Kalimantan terkhusus Kalimantan tengah di adat Suku Kinipan.

banner 728x250

Melalui film ini, orang Kinipan diperlihatkan, bukan hanya mereka yang menderita karena sebagian hutan adat terinvasi perusahaan atau Korporasi di Kalimantan Tengah. Kerusakan hutan dan masyarakat tersingkir juga terjadi di tempat lain. Mereka juga melihat persoalan Kinipan bisa terjadi karena ada aturan dan sistem yang justru makin memberatkan dan memarjinalkan mereka dari ruang hidupnya. Persoalan seperti di Kinipan, menjadi salah satu masalah yang konkrit di Indonesia.

Kegiatan nobar dan diskusi Film ”kinipan” bertujuan sebagai agenda yang sifatnya umum mengundang dan mengajak komunitas dan berbagai kalangan untuk ikut serta hadir meramaikan dan Ikut mendiskusikan Perihal film karya terbaru Wacthdoc tersebut.

Ketua Komunitas Menara Listerasi, Muh. Kamal, menyimpulkan alur cerita dari Film Kinipan ini.

“Film ini berisi kritik terhadap kebijakan lingkungan hidup pemerintah. Film ini berpandangan, kebijakan-kebijakan pemerintah gagal memulihkan lingkungan hidup dan menjawab krisis karena mengabaikan peran tradisional masyarakat di sekitar hutan, Film ini menampilkan Banyak persoalan dan ketimpangan yg dilakukan pihak perusahaan dan Korporasi yg berafilisi dengan Pemerintah yang berakibat pada Rusaknya Lingkungan sistem Sosial ekonomi sampai pada sistem budaya masyarakat kinipan,” terangnya.

Lebih lanjut ia berharap, agar kegiatan atau aktivitas penyadaran akan pentingnya menjaga lingkungan hidup.

“Dan yang menjadi Harapan kami Adalah kegiatan atau Aktivitas penyadaran akan Pentinganya Menjaga lingkungan Hidup, pentingnya untuk tidak mengexploitasi alam seperti ini terus mengakar dan tumbuh subur di masyarakat khususnya pada elemen kemahasiswaan dan kepemudaan sehingga bisa benar-benar melahirkan kesadaran kritis hingga pada melahirkan tindakan-tindakan yang mampu mengcounter kejahatan para korporat-korporat, oligar-oligar dan para penguasa yang tidak memihak pada rakyatnya,” harapnya.

Rilis: Tim Menara Literasi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *