banner 728x250 . banner 728x250

DPMD Sulbar Berkunjung Ke Kantor Merah Putih, Ini yang Dibahas Bersama Gubernur Sulbar

ENEWSINDONESIA.COM, SULBAR — Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa(DPMD) Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar) melakukan kunjungan ke kantor merah putih, Senin (12/7/2021) dalam pertemuan itu, Gubernur Sulbar dan DPMD membahas realisasi program MARASA (Mandiri Cerdas dan Sehat) tahun 2021.

Adapun yang hadir dalam kesempatan itu, selain Gubernur Sulbar, juga hadir para Asisten I, II dan III, Inspektorat, Perwakilan dari BAPPEDA dan BPKPD.

banner 728x250

Sofyan Bidang Pengembangan Usaha Ekonomi dan Pemberdayaan Masyarakat Desa (PUE-PMD) memberikan penjelasan kepada Gubernur Sulbar beberapa kendala yang dialami sehingga program MARASA ini belum terealisasi sesuai road mep.

“Adapun persoalan atau kendala sehingga program MARASA ini belum terealisasi karena Bantuan Keuangan Khusus (BKK) Kelurahan masih menyatu dengan BKK Desa. Seyogyanya harus dipisah karena itu yang menjadi kendala. Kebijakan tahun ini, BKK Kabupaten itu ditiadakan,” ungkapnya.

Tapi setelah kami bertemu lansung Gubernur Sulbar, katanya akan dilakukan pergeseran tanpa menunggu APBD Perubahan, karena ketika kita menunggu APBD Perubahan itu biasanya berada pada akhir tahun dan ketika itu yang akan ditunggu maka pasti ada kendala dalam realisasi program ini.

Lebih lanjut pria kelahiran Polewali Mandar itu menyampaikan, dua tahun berjalan program MARASA belum juga mendapatkan dukungan operasional khusunya teman-teman ditingkat kabupaten dan desa dalam mengawal berjalannya program MARASA.

“Kami juga tadi meminta kepada Gubernur Sulbar dukungan operasional untuk teman-teman di tingkat kabupaten dan di desa dalam pelaksanaan program MARASA. Gubernur Sulbar sangat merespon baik dan akan segera merealisasikan atau menambahkan anggarannya di TA PMD dan penambahan itu tidak bersumber dari BKK,” jelas Sofyan.

Meskipun ada sedikit hambatan tapi kami tetap jalan, hanya kita tidak ingin kalau tidak diberikan dukungan operasional oleh teman-teman kabupaten dan di desa, kami kwatirnya program MARASA ini hanya dilihat sebelah mata oleh teman-teman kabupaten.

“Untuk mengkawal sekian desa dan kelurahan di Sulbar lokus Program MARASA, ketika mau ditangani sendiri oleh DPMD pasti kita tidak mampu, jadi kami meminta kepada Gubernur Sulbar agar teman-teman kabupaten juga dilibatkan agar bisa proaktif paling tidak ada dukungan biaya operasional kepada mereka,” harapnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *