Bupati Sikka Atensi Bencana Badai Rob di Desa Nangahale

Bupati Sikka, Fransiskus Roberto Diogo.

ENEWSINDONESIA.COM, SIKKA – Akibat cuaca buruk, badai Rob menghantam Desa Nangahale, Kecamatan Talibura, Kabupaten Sikka, NTT. Ditambah dengan rusaknya tanggul penahan ombak yang hingga saat ini belum diperbaiki menyebabkan pemukiman di area tersebut terendam air laut.

Peristiwa itu terjadi pada hari Sabtu, (24/12/2022), sekitar pukul 23.00 WITA, tadi malam. Badai Rob juga berdampak ke para pengguna jalan di sepanjang pantai Nangahale.

 
 

Selain pemukiman yang terendam, perahu para nelayan milik warga setempat juga mengalami kerusakan akibat hempasan ombak tersebut. Masyarakat juga tetap waspada terhadap ombak susulan.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Yolansius Wanto menyampaikan kepada media enewsindonesia.com, minggu, 25/12/2022, bahwa pihaknya berusaha mencari solusi terkait hal ini.

“Soal anggaran, kami juga belum tahu, hanya yang jelas pemerintah hadir untuk masyarakat, jadi pasti ada saja anggaran untuk hal seperti ini yang istilahnya DTT (Dana Tak Terduga),” terangnya.

Menurutnya, peristiwa bencana ini harus disikapi oleh pemerintah agar tidak memakan korban dan membawa dampak kerugian yang bertambah.

Bupati Sikka, Fransiskus Roberto Diogo saat di hubungi oleh wartawan media enewsindonesia.com via telpon, Minggu, 25/12/2022, menyampaikan bahwa ia bersama pihaknya akan menindaklanjuti bencana yang telah dialami masyarakat dengan tetap melalui mekanisme yang ada.

“Ini akan menjadi penanganan serius dan perlu tanggapan cepat seperti kejadian bencana ini. Tapi tidak serta – merta untuk bertindak, harus dengan konsep yang matang. Jangan sampai jadi temuan. Pihak kami turun survei dahulu ke lokasi,” tuturnya.

“Yang jelas saya melalui pihak saya akan atasi masalah ini secepatnya, karena ini juga mengenai kepentingan banyak orang,” pungkasnya.

Jurnalis: Faidin

Editor: Abdul Muhaimin

Tinggalkan Balasan

error: waiittt