HMI Desak Polres Usut Kelangkaan BBM di Majene

Foto: Momen massa dari HMI Majene bersama pihak Polres Majene. (Dok. Kamil)
Foto: Momen massa dari HMI Majene bersama pihak Polres Majene. (Dok. Kamil)

ENEWS, MAJENE ••》Kelangkaan bahan bakar minyak (BBM) di Kabupaten Majene menjadi sorotan Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Majene. Massa mendesak Polres Majene mengusut penyebab kelangkaan sekaligus menindak dugaan penimbunan BBM bersubsidi.

Aspirasi tersebut disampaikan saat HMI menggelar aksi di halaman Mako Polres Majene, Rabu (9/9/2026).

banner 728x250

Massa meminta kepolisian tidak hanya mengawal distribusi BBM, tetapi juga mengusut pihak-pihak yang diduga menyalahgunakan BBM bersubsidi untuk kepentingan tertentu.

Setelah menyampaikan tuntutan, perwakilan HMI diterima dalam audiensi bersama Kasat Reskrim Polres Majene AKP Fredy, S.H., M.H., dan Kasat Intelkam Iptu Fahruddin Syahran, S.H.

Dalam pertemuan tersebut, kedua pihak membahas kelangkaan BBM serta perlunya pengawasan distribusi agar BBM bersubsidi benar-benar diterima masyarakat yang berhak.

Hasil audiensi melahirkan kesepakatan untuk bersama-sama mengawal persoalan kelangkaan BBM di Majene. Polres Majene juga menyatakan akan mengambil tindakan apabila ditemukan penyalahgunaan atau pelanggaran dalam distribusi BBM bersubsidi.

Sementara itu, personel Polres Majene tetap melakukan pengamanan selama aksi berlangsung. Pengamanan dilakukan untuk memastikan penyampaian aspirasi berjalan tertib tanpa mengganggu aktivitas masyarakat di sekitar Jalan Jenderal Sudirman.

Audiensi tersebut menjadi titik temu antara mahasiswa dan kepolisian untuk mendorong pengawasan distribusi BBM serta memastikan dugaan penyalahgunaan subsidi ditindaklanjuti.

Jurnalis: M. Kamil