Viral  

Siswanya Viral Adu Jotos, Kepsek SMP 1 Cina Angkat Bicara

Foto: Tangkapan layar video viral aksi adu jotos siswa SMP 1 Cina, Kabupaten Bone. (File ENews)

ENEWS, BONE 》Kepala Sekolah SMP Negeri 1 Cina, Yuddin Spd angkat bicara setelah viralnya video siswanya adu jotos dan menjadi perbincangan hangat masyarakat.

Yuddin menjelaskan bahwa kejadian itu terjadi di luar swkolah dan bukan waktu jam belajar.

banner 728x250

“Tabe ndi’ (adik. Red), sebenarnya kejadian tersebut di luar sekolah saat pulang sekolah dan kami pihak sekolah tidak tahu menahu kejadian itu nanti setelah ada pemberitahuan bahwa ada siswa berkelahi setelah kejadian,” ungkap Yuddin kepada ENews Indonesia, Ahad 18 Mei 2025.

Yuddin mengaku binguang dalam mengambil tindakan karena terjadi di luar pengawasannya.

“Kami pihak sekolah juga simalakama, karena boleh dikata di luar kebijakan sekolah,” ujarnya.

Meskipun begitu kata Yuddin, pihaknya tetap akan menangani hal tersebut.

“Kami tetap akan menangani hal tersebut dan memanggil orang tua mereka dan menindaklanjuti bersama,” katanya.

Sebelumnya diberitakan, sebuah video berdurasi 41 detik viral di media sosial memperlihatkan aksi perkelahian yang dilakukan siswa sekolah menengah pertama (SMP). Bahkan, salah satu pelaku sempat dikeroyok.

Di awal video, dua siswa diduga janjian untuk adu jotos. Namun saat keduanya bergemul, siswa lain terlihat ikut membantu salah satu siswa.

Siswa lain yang turut menyaksikan pun melerai siswa yang ikut memukul dengan menarik ke arah belakang. Tapi, tetap membiarkan kedua siswa sebelumnya saling adu kekuatan.

Parahnya, dalam video yang terjadi di sebuah area perkebunan tebu tersebut, siswa lainnya malah asyik menyaksikan aksi tak terpuji itu sambil merekam menggunakan kamera handphone. Mereka terlihat masih mengenakan seragam sekolah.

Video itu pertama kali diunggah dalam status media sosial Whatsapp oleh akun @Ma*** dengan keterangan “Dipuji tidak tumbang diajak berantem, hajar bang”.

Kemudian pada keterangan kedua dalam video tersebut tertulis, “Kok elu telat mulu sih”. Lalu ketiga “Seperti biasa, sang bintang selalu datang terlambat.”

Postingan itu pun viral dan dibagikan ke sejumlah media sosial lainnya oleh warganet lainnya.

Dari informasi yang dihimpun ENews Indonesia, kejadian tersebut terjadi di area kebun tebu Pabrik Gula Bone, Desa Arasoe, Kecamatan Cina, Kabupaten Bone pada Sabtu 17 Mei 2025 sekira pukul 14.00 Wita.

Salah seorang narasumber ENews Indonesia menyebutkan bahwa para pelaku merupakan siswa SMP Negeri 1 Cina yang terletak di Desa Arasoe.

“Anak SMP 1 kak, mereka berkelahi sepulang sekolah. Sepertinya janjian. Saya sudah komunikasi dengan salah seorang gurunya dan membenarkan bahwa itu siswanya,” ungkap sumber terpercaya ENews Indonesia yang meminta identitasnya tak disebutkan.

(Redaksi ENews Indonesia)





Tinggalkan Balasan