Majene  

Tim Pelayanan Terpadu Puskesmas Sendana Gelar MMD di Daerah Terpencil

Tim Terpadu melahani masyarakat di daerah terpencil di Kecamatan Sendana. (Ist)

ENEWSINDONESIA.COM, MAJENE – Tim Pelayanan Terpadu Puskesmas Sendana, Kabupaten Majene, Sulawesi Barat menggelar kegiatan Musyawarah Masyarakat Desa (MMD) di daerah terpencil di Kecamatan Sendana, Kamis (9/3/2023).

Foto: tim terpadu mengendarai mobil Hartop memasuki daerah terpencil. (Ist)

Kepala Puskesmas Sendana, Darmawati berharap dengan gelaran MMD ini ibu hamil tidak ada lagi yang melahirkan di desa.

banner 728x250

“Kami berkomitmen dengan kepala desa jika ada ibu yang masih melahirkan di desa agar bantuan mereka dicabut serta penerbitan akta kelahiran tidak boleh difasilitasi karena akta kelahiran dibuat di PKM oleh bidan sesuai hasil kesepakatan kami dengan Capil pada desember 2022 lalu,” tutur Darmawati.

Darmawati melanjutkan, kepala desa juga menyampikan ke pihaknya untuk memfasilitasi semua ibu hamil yang akan berkunjung ke puskesmas mulai dari transportasi, rumah tunggu dan biaya makan,” ucapnya.

Terlihat antusias masyarakat mengikuti kegiatan tersebut. (Ist)

Selain itu, Darmawati menyatakan bahwa angka stunting diturunkan.

“Kami harap pada ibu ketua TP PKK untuk melakukan upaya intervensi spesifik yaitu pemberian asupan makanan dengan cara makanan yang diberikan kepada anak umur 23 bulan ke bawah yang stunting sebanyak 9 orang itu jangan berupa bahan mentah karen tidak tepat sasaran tapi makan yang sudah masak dan makanan lokal,” terangnya.

Berikut beberapa kegiatan lain MMD Puskesmas Sendana yang telah digelar;

1. Imunisasi melaksanakan imunisasi pada bayi, balita dan bumil dgn hasil
Bcg 7 org
Dpt 3 = 1 org
Ipv = 1 org
Polio 1 = 7 org
Polio 4 = 1 org
Dpt lanjutan 1 org, melaksanakan imunisasi TD Bumil 9 org

2. PTM, melakukan screning kesehatan/ posbindu sebanyak 35 0rang, HT: 5 orng, DM: 1 orng, merokok: 4 orng, obesitas: 3 orng
SCRENING MEROKOK:
SD: jumlah siswa 34 orng
L: 18
P:16
Merokok laki2 2 orng
SMP SATAP
Jumlah siswa: 48
L: 17
P: 31
Merokok laki2 8 orng

3. UKS, melakukan pemeriksaan Hb pada remaja putri di SLTP satap pamenggalan jumlah di periksa 27 orang dengan hasil TDK ada yg mengalami anemia

4. HIV/Aids, melaksanakan pemeriksaan HIV HBsAg, sipilis pada 5 org bumilhasilnya negatif dan pemeriksaan 1 bayi positif HBsAg yg mempunyai riwayat positif ibunya HBsAg saat hamil

5. Gizi, Melaksanakan pemberian Tablet tambah darah & pemeriksaan hb di smp satap paminggalan dengan jumlah 27 siswa, Melakukan konseling pada balita gizi kurang sebanyak 2 orang)

6. Pelayanan masyaraka yg yg sakit ada 75 Orang dgn hipertensi, scabies, commoncold, batuk, reumatik

7. Malaria +DBD
– Jumlah pasien Malaria diperiksa 5 orang (positif nihil)
– Jumlah rumah yg disamping untuk pemeriksaan jentik berkala 20 rumah ( Positif jentik 5 rumah dan 15 rumah bebas jentik )

8. TB paru, melaksanakan pemantauan minum obat/kunjungan rumah(PMO) TB 1 org, hasil klien minum obat secara teratur, melaksanakan penemuan suspek/terduga TB, hasil 5 suspek.

9. Promkes, melaksanakan penyuluhan kesehatan, survei PHBS RT dgn hasil 7 RT yg disurvei, ada 5 rt TDK berphbs karena indikator ada keluarga yg merokok di dalam rumah. mmd dgn kesepakatan semua ibu hamil melahirkan di puskesmas yg akan difasilitasi oleh pemerintah desa. (*)





Tinggalkan Balasan