Nahkoda Baru PP-HPMM, Ini Harapan Muhammad Arya

foto bersama pengurus baru PP HPMM Periode 2023-2025

ENEWSINDONESIA.COM, MAKASSAR – Pengurus Pusat Himpunan Pelajar Mahasiswa Massenrempulu (PP-HPMM) Periode 2023-2025, sukses gelar pelantikan pengurus baru dirangkaikan dengan milad Himpunan Pelajar Mahasiswa Massenrempulu Ke 77 Tahun di Aula BPSDM, Jl. A.P. Pettarani, Minggu, (14/10/2023).

Adapun tema yang diangkat dalam kegiatan tersebut, yaitu “HPMM Berkolaborasi: Equalibrium Peradaban untuk Kebudayaan” yang dibuka langsung oleh asisten 1 Bupati Kabupaten Enrekang, Sutrisno.

     
 

Muhammad Arya, Ketua Umum PP-HPMM Periode 2023-2025, mengatakan bahwa momentum pelantikan PP-HPMM yang alhamdulillah dihadiri oleh para sesepuh, dewan senior, dan seluruh ketua se-jajaran HPMM yang hingga kini sudah berjumlah 44 jajaran yang tersebar diberbagai kota di Indonesia adalah momentum untuk mewujudkan kolaborasi dan konsolidasi internal lembaga untuk HPMM berkemajuan.

“Saya berharap agar seluruh Kader HPMM dapat menjadi suri tauladan bagi Masyarakat Indonesia dan Massenrempulu secara khusus. Kedepannya diusia HPMM ke 77 Tahun ini, dihimbau kepada seluruh kader untuk mengedepankan kultur intelektual, solidaritas dan kekeluargaan dalam menciptakan generasi yang cemerlang,” tutur Mahasiswa Pasca Sarjana Universitas Hasanuddin ini.

Ia menekankan bahwa tidak ada lembaga yang tidak memiliki dinamika, namun kader HPMM tidak boleh kalah dari dinamika, kita semua harus tegak, melampaui atau mengalahkan dinamika yang ada dan mempersiapkan diri untuk menjadi generasi hebat yang mampu memajukan Kabupaten Enrekang.

“Sekali lagi seluruh kader HPMM harus mengabdikan diri untuk kesejahteraan seluruh rakyat massenrempulu, dan tidak membiarkan rakyat dijerat oleh kebijakan-kebijakan yang timpang. HPMM bisa saja bekolaborasi dengan Pemerintah Daerah asal itu untuk kepentingan Rakyat Massenrempulu,” pungkasnya.

Diketahui, berbagai kegiatan kesenian yang dilaksanakan sebelum dan sesudah pelantikan oleh Komunitas Seni Massenrempulu (KSM) diantaranya, Ma’garu (sajo), Tari Pa’duppa’, Tari 4 Etnis, Puisi Daerah, Kemayoran Massenrempulu dan Nyayi solo.