banner 728x250

Malas Ganti Seprei, Ini Akibatnya !!!

Ilustrasi

Enewsindonesia.com, – Hidup sehat dan menjaga kebersihan rumah kita salah satunya adalah dengan mengganti sprei tempat tidur secara berkala. Namun ternyata, tak semua orang memiliki kebiasaan tersebut.

Jarang mencuci seprai tempat tidur , berarti sama saja seperti berbaring di atas debu, jamur dan kotoran lainnya.

banner 728x250

Aktivitas yang kita lakukan di atas tempat tidur lebih dari 500 juta sel yang kita tebarkan setiap hari, bersama dengan keringat, bulu halus hewan peliharaan, jamur dan semuanya menyatu di tempat tidur saat kita terlelah dimalam hari.

Kebanyakan orang hanya membersihkan sprei dengan sapu ijuk untuk menyingkirkan kotoran –kotoran yang menempel.  Meskipun mungkin tak kelihatan, namun kotoran berukuran mikroskopik banyak menumpuk terutama bila sprei tak diganti dalam waktu yang lama.

Kotoran yang menumpuk itulah yang kemudian nantinya bisa menjadi sumber penyakit dari sprei kita, apabila kita tidak rutin menggantinya dengan sprei yang bersih.

Menurut Joshua Zeichner, MD, direktur penelitian kosmetik dan klinis dermatologi di Rumah Sakit Mount Sinai, New York City, “ Tidak mencuci sprei secara teratur bisa menimbulkan kontak langsung dengan kulit selama beberapa jam pada saat anda tidur. Hal ini dapat menyebabkan berbagai masalah mulai dari iritasi hingga jerawat bahkan mungkin infeksi yang sangat parah.”

Sementara itu, Dr. Adam Fox, dokter pediatric spesialis alergi dari sekolah kesehatan  di London mengingatkan bahwa menggunakan sprei yang kotor bisa memicu berbagai gangguan kesehatan pada tubuh kita.

Menurutnya, dalam menjaga kebersihan rumah seperti kamar tidur dengan rutin mengganti sprei sangat berpengaruh pada kesehatan kita, mengingat setidaknya sepertiga waktu kita habiskan untuk tidur.

Apapun yang menempel pada speri memang tak terlihat jelas dan kamu menganggap hal itu nggak maslah. Padahal kalau dibiarkan bikin tubuhmu jadi mengidap penyakit.

Meskipun mengganti sprei sering dianggap sepele, tapi jangan diabaikan karena dapat beresiko untuk kesehatan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *