banner 728x250

Komisi IV DPRD Sulbar Rapat Koordinasi, Bahas Capaian Kinerja Diknas Sulbar

Komisi IV DPRD Sulbar Rapat Koordinasi Dengan Diknas Sulbar

Enewsindonesia.com, Mamuju – Ketua Komisi IV Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Sulawesi Barat H Sudirman, mendengarkan penjelasan dari sekretaris Dinas Pendidikan Provinsi Sulbar terkait capaian kegiatan yang telah dicapai oleh Dinas Pendidikan di Gedung DPRD Sulbar lantai tiga, Selasa (9/06/2020).

Ketua Komisi IV DPRD Sulbar, H Sudirman menyatakan, “dalam kegiatan ini dilakukan evaluasi terhadap kinerja Dinas Pendidikan dan kita mau menegtahui sejauh mana program kegiatan yang telah dicapai,”ujar ketua komisi IV.

banner 728x250

Sekretaris Dinas Diknas Sulbar, Ashar, mengatakan, Dana Alokasi Khusus (DAK) untuk bulan Juli ini sudah keluar. Tanggung jawabnya ada pada kepala sekolah. ”Insya Allah DAK ini akan dikelola dengan baik, sementara Guru Tidak Tetap (GTT) dan Pegawai Tidak (PTT) tetap sampai saat ini Surat Keputusan (SK) Gubernur belum ada sehingga belum dilakukan tindak lanjut kepada 1200 orang lebih,” ujar Ashar.

Sementara itu, Kepala Bidang SMA Dinas Pendidikan Sulbar Burhanuddin Buhari, menjelaskan, “bidang SMA tahun 2020 ada kegiatan lomba. Hanya saja, kegiatan ini tidak bisa dilaksanakan akibat refocusing. Hanya saja, DAK yang tidak mendapatkan refocusing, maka dalam tahap pertama 21 Juli ini harus dicairkan pada anggaran DAK tersebut,” paparnya.

Muh Jayadi meminta kepada pihak Dinas Diknas Sulbar agar secepatnya melaksanakan kegiatan atau program yang terkait dengan penggunaan DAK. Sehingga masyarakat juga bisa secepatnya merasakan atau menikmati keberadaan program tersebut.

Muh Jayadi yang juga meupakan wakil ketua Komisi IV, menyampaikan bahwa pandemi Covid-19 telah memberi dampak. Tidak saja pada bidang kesehatan, tapi juga ekonomi masyarakat. Sementara pandemi ini tidak diketahui sampai kapan akan berakhir. Iapun mengharapkan kepada dinas yang menjadi mitra komisi IV DPRD Sulbar agar menjalankan program yang sudah dibuat sebelumnya. Dalam LKPJ itu ada merekomendasikan pada sarana dan prasarana sekolah.

Ipun menyinggung jabatan kepala sekolah yang masih kosong untuk mengganti pelaksana tugas (Plt). ”Seseorang juga jangan terlalu lama menjabat kepala sekolah. Untuk itu, perekrutan calon kepala sangat kita harapkan untuk dapat dilakukan sesegera mungkin,” ujar Muh Jayadi. (Adv)

Editor : HH

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *