IKDH Makassar Gelar Kajian Kemuslimahan Bahas Insecure dalam Perspektif Islam

Ketgam: Peserta Kajian Kemuslimahan berfoto bersama usai kegiatan bertema “Insecure Terus? Saatnya Lihat Dirimu Dengan Cara yang Allah Mau” yang digelar IKDH Cabang Makassar berkolaborasi dengan HAMAASA di Masjid Alhamid, Gowa, Jumat (8/5/2026).

ENEWS, GOWA ••》Kegiatan Kajian Kemuslimahan bertema “Insecure Terus? Saatnya Lihat Dirimu Dengan Cara yang Allah Mau” sukses digelar di Masjid Alhamid, Jalan Tun Abdul Razak, Paccinongang, Kecamatan Somba Opu, Kabupaten Gowa, Jumat (8/5/2026).

Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 15.30 Wita itu merupakan hasil kolaborasi antara Ikatan Keluarga Darul Huffadh (IKDH) Cabang Makassar bersama HAMAASA (Himpunan Mahasiswa dan Alumni Al-Birr Sinjai).



IKDH sendiri merupakan organisasi alumni Pondok Pesantren Darul Huffadh 77 Kajuara, Kabupaten Bone, yang aktif bergerak dalam bidang dakwah, pendidikan, dan pembinaan keislaman.

Kajian berlangsung dengan antusias dan dihadiri para muslimah serta mahasiswa dari berbagai kalangan.

Dalam kegiatan tersebut, peserta mendapatkan pembahasan mengenai pentingnya membangun rasa percaya diri berdasarkan nilai-nilai Islam.

Istilah insecure sendiri saat ini kerap digunakan di kalangan anak muda untuk menggambarkan perasaan tidak percaya diri, merasa kurang dibanding orang lain, takut dinilai buruk, hingga sering merasa tidak cukup baik dalam penampilan, kemampuan, maupun kehidupan sosial.

Pemateri utama, Suira Rahmawati, menyampaikan bahwa rasa insecure yang berlebihan dapat diatasi dengan memahami nilai diri sebagaimana diajarkan dalam syariat Islam.

“Seorang muslimah harus mampu melihat dirinya dengan cara yang Allah ridai, bukan berdasarkan standar manusia atau media sosial. Setiap manusia memiliki kelebihan dan kekurangan yang telah Allah tetapkan,” ujar Suira dalam pemaparannya.

Ia juga mengajak peserta untuk lebih fokus memperbaiki kualitas diri, akhlak, dan hubungan dengan Allah dibanding sibuk membandingkan diri dengan orang lain.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Ketua Umum Himpunan Mahasiswa Sinjai, Shafwan Said, yang memberikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan edukatif tersebut.

“Kegiatan seperti ini sangat positif karena memberikan ruang pembinaan mental dan spiritual bagi generasi muda, khususnya muslimah,” kata Shafwan.

Sementara itu, jalannya acara dipandu oleh moderator sekaligus Kabid Kemuslimahan IKDH Makassar, Jumlia Aminullah, yang membawakan diskusi secara interaktif dan komunikatif.

Ketua Umum IKDH Cabang Makassar, Abdullah Almudzakkir, menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan tersebut.

“Kami bersyukur kegiatan ini dapat berjalan lancar. Terima kasih kepada seluruh panitia, peserta, dan pihak yang telah memberikan dukungan tenaga, doa, maupun dana,” ujarnya.

Abdullah berharap kajian kemuslimahan dapat terus menjadi wadah pembinaan dan penguatan spiritual bagi muslimah, khususnya di kalangan mahasiswa dan generasi muda.

Melalui kolaborasi IKDH Cabang Makassar dan HAMAASA, kegiatan ini diharapkan mampu memotivasi peserta untuk lebih mencintai diri sendiri sesuai tuntunan Islam serta tidak terjebak dalam rasa insecure yang berlebihan. (Red)





Tinggalkan Balasan