Hadiri Pesta Panen Raya, Ahmad Zainuddin TA AIA Ikut Mappadendang

  • Bagikan

ENEWSINDONESIA.COM, BONE – Mappadendang merupakan budaya unik yang dilakukan oleh suku bugis saat ingin memulai atau setelah melakukan panen padi.

Tradisi Mappadendang ini menjadi ritual tradisi sebagai bentuk kesyukuran kepada sang pencipta atas hasil panen padi yg melimpah.

Tradisi Mappadendang biasanya di tandai dengan pakaian adat baik laki-laki maupun perempuan. Alat yg digunakan yaitu lesung yang ditumbuk secara bergantian sehingga bisa menghasilkan irama yang beraturan.

Masih banyak wilayah di Sulawesi-Selatan yang masih merawat tradisi Mappadendang seperti di desa Lallatang , Kecamatan Dua Boccoe, Kabupaten Bone.

Acara pesta panen Mappadendang masih rutin diadakan setiap tahunnya di kecamatan Dua Boccoe. Ini merupakan bentuk rasa syukur masyarakat Dua Boccoe untuk hasil panennya.

Tenaga Ahli Andi Iwan Darmawan Aras (AIA), Ahmad Zainuddin turut hadir dalam perhelatan pesta panen tersebut.

Ahmad berharap tradisi- tradisi Mappadendang ini mesti di lestarikan kalau perlu bisa dilakukan sampai ketingkat yang lebih tinggi karena ini merupakan salah satu kekayaan dan keaneka ragaman budaya yang kita miliki.

“Kita kaya akan budaya dan tradisi, saya berharap tradisi seperti ini akan terus dilestarikan agar para generasi tahu akan kekayaan tradiai kita suku bugis,” ujarnya.

Acara Mappadendang kali ini diadakan di Desa Lallatang, Minggu (28/11/2021) dan dihadiri oleh Camat Dua Boccoe, A. Mangunsidi, Ahmad Zainuddin (Tenaga Ahli AIA), H. Hasmunir, Kepala Desa Lallatang sebagai tuan rumah, dan beberapa kepala desa di kecamatan Dua Boccoe, serta Roemah Djoeang AIA kab.Bone. (*)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *