Darmawati, Wonder Woman Bone Berani Ungkap Kasus Narkoba, Forbes Beri Apresiasi

Foto: Darmawati (memakai mukena) saat diberi penghargaan berupa sembako dari Fornes Anti Narkoba Bone. (ENews)

ENews, Bone •• Forum Bersama (Forbes) Anti Narkoba Bone mengapresiasi seorang kepala lingkungan di Kelurahan Biru, Kecamatan Tanete Riattang, Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan (Sulsel) setelah mengungkap kasus peredaran gelap narkoba jenis sabu di wilayahnya.

Perempuan paruh bayah itu bernama Darmawati. Ia menyaksikan langsung tiga orang pengedar sabu di lingkungannya sedang mengedarkan sabu sistem tempel.



Sebagai bentuk apresiasi, Forbes Anti Narkoba memberikan bingkisan berupa sembako langsung di kediaman Darmawati pada Jumat (1/8/2025) malam.

Saat berbincang bersama sejumlah anggota Forbes dan awak media, Darmawati didampingi suaminya mengaku sempat khawatir ketika dipanggil oleh polisi untuk memberi kesaksian.

“Tapi alhamdulillah, kekhawatiran itu terobati ketika tim hukum dari Forbes mendampingi saya. Semua aman dan lancar,” ucapnya.

“Terimakasih, teman-teman dari Forbes atas perhatiannya. Kami tidak ragu lagi mengungkap kasus-kasus kejahatan di wilayah kami terutama narkoba,” tambahnya.

Pada kesempatan yang sama, Ketua Forbes Anti Narkoba Bone, Andi Singkeru Rukka menyampaikan terima kasih dan harapan besar kepada masyarakat Bone dapat mencontoh Darmawati.

“Beliau Wonder Woman. Di sebuah daerah yang lama bungkam, seorang ibu akhirnya berdiri. Ia bukan pejabat, bukan aparat, hanya seorang warga biasa yang resah melihat lingkungan tempat anak-anaknya tumbuh diracuni peredaran sabu. Ia tahu risikonya, tapi ia lebih takut jika diam berarti membiarkan generasi hancur,” kata Andi Singke.

Andi Singke menegaskan, keberanian itu tak berdiri sendiri. Di belakangnya, hadir Forbes Anti Narkoba Bone, sebuah gerakan warga yang lahir dari keprihatinan dan semangat untuk menyelamatkan tanah kelahiran dari jeratan narkoba.

Forbes menjadi barisan terdepan dalam perang melawan narkoba, bukan dengan senjata, tapi dengan keberanian, edukasi, dan solidaritas warga.

“Perlawanan telah dimulai. Dan semuanya berawal dari satu suara yang menolak untuk terus diam,” tegasnya.

Diketahui sebelumnya, Darmawati memergoki dua orang pria dan seorang wanita menempelkan sebuah barang kemudian memotret barang tersebut di sekitar Jalan Jend. Sudirman, Kelurahan Biru pada Rabu 23 Juli 2025 lalu.

Belakangan diketahui, salah seorang perempuan yang terlibat tersebut merupakan oknum PNS BKKBN Bone bernama Andi Ika.

Saat melihat aksi pelaku, Darmawati menelepon Babinsa setempat, Sertu Sainuddin. Hingga kejahatan peredaran gelap sabu itu pun terungkap.

Polisi dari Satres Narkoba Polres Bone mengamankan enam orang dari hasil pengembangan kasus tersebut.

Belakangan, hanya empat orang yang ditetapkan tersangka, salah satunya, oknum PNS BKKBN tersebut. Dua orang lainnya menjalani rehabilitasi.





Tinggalkan Balasan