Antisipasi El Nino, Petani Biangloe Bantaeng Terapkan Sistem Bagi Air

Foto: Pihak GP3A bersama petani menggelar musyawarah membahas pembagian air menghadapi Elnino yang melibatkan unsur TNI-Polri melalui Babinsa dan Bhabinkamtibmas, PPL Desa Ulugalung, serta Dinas PU Kabupaten Bantaeng. (Dok. Ismail)

ENEWS, BANTAENG ••》Kelompok GP3A Sipakatau Daerah Irigasi (D/I) Biangloe 5/6 mengambil langkah antisipatif menghadapi potensi kekeringan akibat El Nino pada April–Juni 2026.

Ketua P3A D/I Biangloe, Kamril (45), mengatakan dampak kemarau mulai dirasakan petani, ditandai berkurangnya pasokan air yang berpotensi mengganggu ketahanan pangan.



“Kalau tidak dimitigasi, krisis air bisa berdampak pada kestabilan pangan,” ujarnya, Jumat (3/4/2026).

Sebagai langkah awal, GP3A bersama petani menggelar musyawarah yang melibatkan unsur TNI-Polri melalui Babinsa dan Bhabinkamtibmas, PPL Desa Ulugalung, serta Dinas PU Kabupaten Bantaeng.

Dari pertemuan tersebut disepakati sejumlah langkah, antara lain pembersihan saluran irigasi, larangan membuang sampah di saluran, serta larangan merusak bangunan irigasi di semua tingkat.

Selain itu, pembagian air diterapkan dengan sistem blok. Setiap kelompok P3A mendapat giliran aliran air selama empat malam secara bergilir.

Kamril berharap kesepakatan ini dapat mengoptimalkan distribusi air di tengah ancaman kekeringan, sehingga kebutuhan petani tetap terpenuhi dan ketahanan pangan daerah terjaga.

Jurnalis: Ismail L





Tinggalkan Balasan