ENews, Polman •• Puluhan masyarakat yang tergabung dalam Aliansi Masyarakat Kecamatan Alu, Kabupaten Polewali Mandar menggelar aksi unjuk rasa di depan Kantor Bupati Polewali Mandar (Polman), Kamis (25/9/2025).
Aksi tersebut merupakan bentuk protes atas kondisi infrastruktur jalan yang rusak parah di wilayah mereka yang menghambat akses terhadap layanan dasar, termasuk layanan kesehatan.
Menurut perwakilan massa, warga terpaksa menempuh perjalanan hingga lima jam dengan menggunakan tandu jika ada warga yang sakit, karena jalan di daerah tersebut tidak bisa dilalui kendaraan roda empat maupun roda dua.
“Kalau ada yang sakit parah, kami harus gotong royong pakai tandu, jalan kaki hingga berjam-jam. Ini seperti bukan bagian dari wilayah Polman. Kami ingin pembangunan yang merata,” teriak salah satu orator dalam aksi.
Aksi ini mendapat pengamanan ketat dari aparat Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Polman yang mengerahkan sejumlah personel untuk menjaga ketertiban dan memastikan jalannya aksi berlangsung damai.
Bahkan, Sekretaris Satpol PP Polman turut hadir dan mencoba melakukan pendekatan dengan massa.
Namun, upaya negosiasi tersebut ditolak oleh massa aksi yang bersikukuh hanya ingin bertemu langsung dengan Bupati Polman. Mereka menyatakan bahwa persoalan yang mereka alami terlalu serius untuk diwakilkan.
“Kami sudah bosan janji-janji. Kami hanya mau bicara langsung dengan Bupati. Jangan kirim perwakilan lagi,” ujar salah satu masyarakat dalam aksi tersebut.
Meski sempat menolak ajakan negosiasi dari Sekretaris Satpol PP, massa tetap menjaga ketertiban selama menyampaikan aspirasi mereka.
Hingga akhir aksi, tidak terjadi bentrokan maupun kericuhan, dan para peserta membubarkan diri secara damai sambil menegaskan bahwa mereka akan kembali jika tuntutan tidak direspons langsung oleh Bupati Polman.
(Hasbi Waluyo)






