ENews, Bone •• Aksi demonstrasi penolakan kenaikan Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2) di Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan, berlangsung ricuh di halaman Kantor Bupati Bone, jalan Jendral Ahmad Yani, Kecamatan Tanete Riattang Barat, Kamis (14/8/2025).
Pengunjuk rasa mendesak Bupati Bone hadir menemui massa aksi, namun Bupati Bone Andi Asman Sulaiman dan Wakil Bupati Bone Andi Akmal Pasluddin tak kunjung hadir.
“Sudah berapa kali kami menggelar aksi unjuk rasa. Bupati Bone tak pernah menemui kami. Saat ini, mayarakat resah dengan kenaikan PBB-P2, Bupati Bone malah asyik dengan kegiatan seremonilanya. Padahal di sana ada camat, ada kades. Paham nggak sih dia masalah kepemimpinan,” cetus Ketua Sapma PP Bone, Taufiqurrahman dalam orasinya.
Massa pengunjuk rasa sempat ditemui Kadis Diskominfo, dan Kadis DBMCKTR Bone. Namun, jawaban yang diharapkan pengunjuk rasa tak memuaskan.
“Kalian tak mewakili Bupati Bone, kalian tak bisa mengambil kebijakan. Kami ingin Bupati Bone hadir langsung di hadapan kami,” kata pengunjuk rasa lainnya, Fahri Bibi.
Saat gelaran aksi tersebut, pengunjuk rasa memaksa masuk ke kantor Bupati Bone hingga terjadi aksi saling dorong dengan aparat gabungan kepolisian dari Polres Bone dan Satpol PP Bone.
Aksi saling dorong tersebut terjadi beberapa kali. Terlihat pula aparat kepolisian memukuli massa aksi dengan pentungan.
Terpantau hingga malam ini, massa pengunjuk rasa masih bertahan. Di halaman kantor Bupati Bone.






