ENEWS, YOGYAKARTA •• Momentum Hari Buruh Internasional atau karib disebut May Day, 1 Mei 2025 dimanfaatkan oleh ribuan buruh dari Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) turun ke jalan berunjuk rasa.
Unjuk rasa kali ini digelar di depan Gedung DPRD Provinsi DIY. Aksi dimulai sejak pukul 09.00 WIB hingga siang.
Dalam aksi tersebut, massa menyampaikan aspirasinya di depan Kantor Gedung DPRD DIY dengan pengawalan ketat dari aparat keamanan gabungan kepolisian, Satpol PP dan TNI.
Koordinator Aksi, Irsyad Ade Irawan mengatakan, pihaknya memilih melakukan gelaran unjuk rasa pada peringatan May Day untuk dijadikan momentum menyampaikan aspirasi buruh.
Disebutkan Irsyad Ade, aspirasi yang pihaknya sampaikan mendesak rezim Presiden Prabowo Subianto segera merevisi UU Tenaga Kerja (Tenaker).
“Aksi kali ini, seluruh buruh DIY minta pemerintah segera merevisi UU Tenaker sesuai mandat MK yakni segera merevisi undang-undang tersebut,” ujar Irsyad Ade dalam orasinya.
“Putusan MK kan pemerintah diminta merevisi UU Tenaker ini. Tapi hingga sekarang itu tidak dilakukan,” timpal Irsyad.
Aksi yang digelar ribuan buruh tersebut sempat membuat arus lalu lintas di Jalan Malioboro macet total. Namun arus lalu lintas kembali berjalan normal beberapa jam kemudian setelah sejumlah buruh berangsur-angsur mundur dari depan DPRD DIY.
Selain Irsyad, sejumlah buruh yang ikut aksi juga menyampaikan desakannya agar pemerintah dan DPR segera merevisi undang-undang Tenaker dimaksud sebagaimana mandat dari MK.
Aksi juga mendesak pemerintahan Prabowo dan DPR RI untuk segera mengesahkan dua undang-undang penting. Yakni, Undang-Undang tentang perlindungan pekerja rumah tangga, karena sudah belasan tahun belum disahkan dan sudah sangat mendesak, karenanya harus segera disahkan.
Kemudian, Undang-Undang perampasan aset bagi para koruptor. Sehingga, jika semua aset dari semua koruptor bisa di sita negara maka bisa dipergunakan untuk program-program kepentingan rakyat.
Sementara itu, Kepala Disnakertrans DIY, Aria Nugrahadi mengakui bahwa seusai aksi buruh berlangsung pihaknya menggelar sarasehan pada Kamis siang pukul 13.00 WIB. Dalam sarasehan ini diikuti oleh puluhan perwakilan buruh.
“Perwakilan buruh yang tadi pagi aksi di depan gedung DPRD DIY, siang ini langsung ikut sarasehan di Pendopo Brongto,” kata Kepala Disnakertrans DIY.
Mengenai tuntutan para buruh lanjutnya, akan pihaknya sampaikan ke pimpinan untuk selanjutnya diteruskan ke pusat. Pasalnya, apa yang diminta para buruh menjadi kewenangan dari pusat.
“Makanya kami adakan sarasehan bersama dengan buruh guna mem-formalitas-kan tuntutan buruh makanya Nara sumber yang hadir juga ada dari DPRD DIY,” sebut Aria Nugrahadi. (
(Jurnalis Islah)






