Pengguna Jasa Pijat di Malioboro Meningkat Hingga 65 Persen pada Libur Kenaikan Yesus Kristus

Foto: Wisatawan Malioboro manfaatkan jasa pijat kaki lima. (Dok. ENEWS)

ENEWS YOGYAKARTA •• Kawasan wisata Malioboro Yogyakarta dimanfaatkan wisatawan untuk datang berlibur selama masa libur panjang Kenaikan Yesus Kristus 2025.

Di sela ramainya wisatawan yang datang menikmati suasana Malioboro, telah dimanfaatkan oleh pekerja jasa pijat tradisional untuk mengais rezki dari wisatawan. Alhasil, kehadiran jasa pijat kaki lima ini pun diminati sejumlah pengunjung.

banner 728x250

Badan pegal-pegal dan mood kurang bagus selama berada di Malioboro membuat pekerja pijat kali lima yang ada dimanfaatkan mereka untuk memijat badan, betis agar bisa kembali bugar selama berwisata.

“Ya, alhamdulillah hari ini Jumat (30/5/2025) pengguna jasa pijat meningkat dua kali lipat dibandingkan hari biasa,” kata salah seorang pekerja pijat yang mengaku bernama Irma, Jumat sore.

Wisatawan pengguna jasa pijat sebut Irma sejak Jumat pagi hingga malam sekira pukul 21.15 WIB. Pengunjung Malioboro pengguna jasa pijat didominasi dari luar daerah pria dan wanita.

Sejumlah pelanggan tampak mengantre untuk dipijat agar bisa dipulihkan kembali kebugarannya.

“Ya, ada yang pegal bagian bahu, kepala. Ada juga di kaki dan betis. Tempat pijatnya yang di teras Malioboro bisa melantai bisa juga duduk di kursi yang tersedia,” ujar Irma.

Pengguna jasa pijat di musim liburan Kenaikan Yesus Kristus di Malioboro meningkat sampai 65 persen jika dibandingkan hari biasa.

Mengenai tarif, biasa sama dengan hari biasa yakni Rp 50.000 per jam untuk pijat bagian betis hingga kaki. Begitu juga bagian bahu dan kepala Rp 50.000 per jam.

(Jurnalis : Muhammad) 





Editor: Abdul Muhaimin

Tinggalkan Balasan