Harga Jajanan di Malioboro Dikritik Pengunjung

Tampak pengunjung padati Malioboro pada libur Kenaikan Yesus 2025. (Dok. ENews)

ENEWS YOGYAKARTA •• Kawasan wisata Malioboro, DI Yogyakarta memiliki daya magnet tersendiri bagi wisatawan saat memasuki musim libur panjang. Tak heran saat memasuki libur panjang nasional Kenaikan Isa Almasih 2025, kawasan Malioboro ini dipadati ribuan wisatawan lokal, regional hingga mancanegara.

Seperti yang terjadi pada Jumat (30/5/2025). Hari kedua libur nasional kawasan Malioboro ini terpantau sejak pagi hingga malam ini arus wisatawan terus meningkat dan memadati sepanjang Jalan Malioboro hingga depan Gedung Istana Kepresidenan dan Alun-Alun Kraton.



Wisatawan ini datang dari berbagai daerah. Hal ini tampak dilihat dari jumlah penumpang kereta api yang turun di stasiun Daop 6 Yogyakarta sejak Kamis, (29/5/2025) hingga Jumat, (30/5/2025).

Informasi diperoleh dari petugas kereta api di Daops 6 tercatat kurang lebih 28.000 sampai 30.000 penumpang tiba di stasiun ini.

Sementara itu, kendaraan yang masuk ke Yogyakarta khususnya kawasan Malioboro lebih kurang sebanyak 150.000 kendaraan berupa roda dua dan roda empat.

Pada momen liburan ini, wisatawan tersebut terlihat asyik menikmati suasana Malioboro.

Terlebih, pelaku usaha UMKM di kawasan tampak memanjakan wisatawan dengan beragam kuliner yang disediakan.

Para wisatawan pun sibuk dengan selera masing-masing. Ada yang berbelanja oleh-oleh, berfoto-foto di berbagai titik ikonik Malioboro. Ada juga yang asyik menikmati berbagai makanan khas Yogyakarta.

Salah seorang wisatawan asal Sulawesi Selatan, Andi Sappe mengisahkan dirinya bersama keluarga memilih berlibur ke Yogyakarta karena ingin melihat langsung Malioboro yang ramai diceritakan banyak orang. Andi Sappe mengaku baru kali ini bisa melihat suasana Malioboro bersama keluarganya.

“Ternyata Malioboro ini memiliki daya tarik tersendiri. Di sini banyak macam kuliner. Ada juga andong, becak motor yang bisa dimanfaatkan keliling Malioboro,” ujarnya ditemui di Malioboro, Jumat, (30/5/2025) sore.

Lain lagi dengan seorang wisatawan asal Bogor, Jawa Barat ini, Holy (40). Berwisata di Malioboro sudah berulang kali. Libur panjang Kenaikan Isa Almasih 2025 ini bersama keluarganya memilih Malioboro tempat berwisata karena suasananya yang asyik, nyaman dan aman.

“Datang ke sini sih, sudah berkali-kali ya. Suka aja karena di sini nyaman,” kata Holy.

Meski sering ke Malioboro, Holy memberikan masukan bagi Pemda Yogyakarta terkait pengelolaan Malioboro ini. Holy ingin harga makan dan minum di kawasan ini, tidak dipermainkan para pedagang. Begitu juga retribusi parkir akar tidak dijadikan aji mumpung lalu seenaknya memasang tarif.

“Yang kita kadang dongkol di Malioboro ini kadang harga makanan dipermainkan. Mahal dan porsinya tak wajar. Tarif parkir juga mahal, kan kasihan pengunjung terutama yang tidak bisa bahasa Jawa,” sebut Holy.

(Jurnalis: Muhammad) 





Editor: Abdul Muhaimin

Tinggalkan Balasan