Solar Subsidi Diserbu Pelangsir, Pertamina Terapkan Jadwal Baru di Semua SPBU Bone

SPBU 74.927.04, Kecamatan Mare.

ENEWS, BONE •• Upaya menjaga ketertiban distribusi solar subsidi di Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan (Sulsel) mendapat perhatian serius setelah muncul laporan masyarakat tentang dugaan penimbunan BBM menggunakan jeriken di SPBU 74.927.04, Kecamatan Mare.

Dugaan praktik pelangsir yang memanfaatkan mobil pick-up dan minibus untuk mengisi BBM berulang kali memicu langkah cepat Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi melakukan evaluasi menyeluruh.



Dari hasil penelusuran internal bersama seluruh SPBU di Bone, Pertamina menetapkan pola pengisian baru untuk menutup celah penyalahgunaan solar subsidi.

Kini, pengisian jeriken hanya boleh dilakukan pada pukul 09.00–16.00 WITA dan ditambah slot malam pukul 19.00–22.00 WITA. Kebijakan ini berlaku serentak di semua SPBU wilayah Bone.

Langkah tersebut menjadi salah satu penguatan pengawasan agar solar subsidi tidak mengalir ke pihak yang memanfaatkan waktu rawan untuk penimbunan.

Pertamina menegaskan, setiap SPBU atau lembaga penyalur yang terbukti menyalahgunakan distribusi solar subsidi akan disanksi tegas sesuai regulasi.

Area Manager Communication, Relation & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi, T. Muhammad Rum, menyoroti dampak langsung dari penimbunan terhadap masyarakat.

“Solar subsidi adalah kebutuhan vital bagi petani dan nelayan. Jika pasokan mereka terganggu karena permainan oknum, ekonomi lokal ikut tersendat. Untuk itu, pengawasan di Bone kami perketat dan setiap pelanggaran di rantai distribusi akan kami tindak,” tegasnya melalui keterangan resmi tertulisnya, Bone, 30 November 2025

Pertamina memastikan komitmennya menjaga ketersediaan energi secara adil dan transparan, sekaligus mendukung stabilitas sosial-ekonomi masyarakat Sulawesi.

Masyarakat juga diajak berperan aktif dengan melaporkan jika menemukan praktik penyelewengan solar bersubsidi melalui Pertamina Call Center 135.

Reporter: Try Ardiansyah





Tinggalkan Balasan