ENEWS, POLMAN ••》Pembangunan Sekolah Rakyat di Desa Sambaliwali, Kecamatan Luyo, Kabupaten Polewali Mandar (Polman), Sulawesi Barat, memasuki tahap finishing. Progres pembangunan fisik saat ini telah mencapai sekitar 90 persen.
Manager Lapangan PT Hutama Karya (HK) Sekolah Rakyat Polman, Achmad Darozi, mengatakan pekerjaan yang tersisa sekitar 10 persen dan ditargetkan rampung pada September 2026.
“Progres pembangunan sudah sekitar 90 persen. Target kami pada September seluruh pekerjaan sudah rampung,” kata Achmad, Kamis (20/8/2026).
Menurutnya, pekerjaan saat ini difokuskan pada penyelesaian bagian bangunan dan fasilitas yang masih dalam tahap akhir sebelum kawasan tersebut dapat digunakan.
Sekolah Rakyat Polman tidak hanya terdiri atas ruang kelas dan asrama. Kawasan tersebut juga dilengkapi fasilitas pendukung, seperti sarana olahraga dan masjid.
Namun, pekerjaan penghijauan kawasan masih terkendala kondisi cuaca. Musim kemarau membuat penanaman rumput belum dapat dilakukan secara optimal.
“Tentunya kami berharap bangunan ini segera dapat digunakan. Hanya saat ini musim kemarau, jadi untuk pengerjaan penghijauan seperti tanam rumput belum bisa dilakukan karena kemarau,” ujarnya.
Sementara itu, pembangunan masjid di dalam kawasan Sekolah Rakyat masih berlangsung. Berdasarkan pantauan di lokasi, progres pembangunan masjid baru sekitar 35 persen, dengan pekerjaan struktur dan pemasangan atap masih dikerjakan.
Masjid tersebut disiapkan sebagai fasilitas ibadah bagi siswa dan pengelola Sekolah Rakyat dengan kapasitas sekitar 1.000 jamaah.
Dengan capaian fisik 90 persen, pekerjaan yang tersisa kini meliputi finishing sejumlah bangunan, penyelesaian fasilitas pendukung, serta penataan lingkungan kawasan.
Pembangunan tersebut ditargetkan selesai pada September 2026 sehingga seluruh fasilitas Sekolah Rakyat Polman dapat segera dimanfaatkan.
Jurnalis: Hasbi Waluyo






