Maba IAIN Bone Ditekankan Budayakan Prinsip “Sipakatau, Sipakainge, Sipakalebbi”

Foto: Potret 969 mahasiswa baru IAIN Bone menjadi peserta PBAK. (Dok. Enews)

ENEWS PENDIDIKAN •• Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Bone kembali menggelar Sidang Senat Terbuka Pengenalan Budaya Akademik Kemahasiswaan (PBAK) Tahun Akademik 2024/2025 yang dibuka, Selasa, 27 Agustus pagi tadi di Lapangan Indoor Kampus I IAIN Bone, Jl Hos Cokroaminoto Kelurahan Macanang Kecamatan Tanete Riattang Barat.

Sebanyak 969 mahasiswa baru menjadi peserta PBAK kali ini yang mengusung tema ”Penguatan Moderasi Beragama Berkearifan Lokal Bugis Menuju Generasi Unggul Dan Bermartabat”.

banner 728x250

Mengawali sambutannya, Rektor IAIN Bone, Prof Dr H Syahabuddin M.Ag melantunkan beberapa baris pantun hingga memperkenalkan semua pengurus senat dan akademisi hingga UKK dan UKM kampus hijau yang dipimpinnya dengan penuh canda.

“Selamat datang mahasiswa, jadilah mahasiswa yang kritis sifatnya berpikir kontributif dan positif, jangan sampai ekslusif dan fundamental, ” tegasnya.

Lebih lanjut Rektor berpesan kepada Maba beberapa hal.

“Tolong persiapkan mental dan niat baik dalam menimba ilmu, jangan takut menghadapi tantangan, serta jangan pernah menyerah pada impian, ” imbaunya.

Sementara Ketua Panitia PBAK IAIN Bone, Dr Hamzah Latif, M.Hum dalam laporannya membeberkan, panitia telah memikirkan semua kegiatan PBAK secara terencana sehingga benar-benar bisa mengantar Maba bisa mengenal situasi dan kondisi kampus serta semua akademisi hingga UKK dan UKM tempat mahasiswa bisa menyalurkan bakat dan minatnya.

“Kenapa kami mengangkat tema Moderasi Beragama, karena konteks ini dalam masyarakat luas kadang sulit dipahami,” tuturnya.

Foto: Ketua Panitia PBAK IAIN Bone, Dr Hamzah Latif, M.Hum. (Dok. Enews)

“Olehnya itu kami narasikan apa itu Moderasi Beragama yang Berkearifan Lokal Bugis yakni, ‘Sipakatau, Sipakalebbi, Sipakainge. Olammu Wassukeki, Olakku Wassukeki’,” sambungnya.

Lebih lanjut kata Hamzah, dalam PBAK ini, maba akan dibekali materi berbasis akademik, serta Orma diberi kesempatan memaparkan program kerjanya untuk merangkul anggota sesuai bakat dan minatnya masing-masing.

Ketua Dema IAIN Bone, Muhammad Haerul pada kesempatan itu juga mengobarkan orasinya didepan Maba dan anggota senat untuk motivasi.

“Menjadi Mahasiswa tidak mudah, ada beban tanggungjawab dipundak kita sebagai insan yang kritis membela kepentingan rakyat, ” koarnya.

Usai penyematan tanda peserta dan pembacaan doa hingga foto bersama, kegiatan pembukaan ditutup dengan performance dua orang mahasiswi baru yang berbakat dalam dunia tarik suara menghibur teman-temannya dengan nyanyian merdu.

Jurnalis: Rosdiana Sulja





Editor: Abdul Muhaimin

Tinggalkan Balasan