Menu MBG TK Aisyah Mambu Disorot, Porsi Lauk dan Standar Gizi Dipertanyakan

Foto menu MBG TK Aisyiyah Mambu yang menjadi perbincangan hangat masyarakat Polman. (*)
Foto menu MBG TK Aisyiyah Mambu yang menjadi perbincangan hangat masyarakat Polman. (*)

ENEWS, POLMAN — Menu Makan Bergizi Gratis (MBG) yang diterima TK Aisyah Mambu, Kecamatan Luyo, Kabupaten Polewali Mandar (Polman), Sulawesi Barat, menuai sorotan setelah foto sajian diunggah melalui akun Facebook resmi sekolah, Rabu (23/9/2026).

Dalam foto tersebut terlihat nasi putih, potongan ayam, sambal, kacang panjang rebus, serta potongan pepaya yang disajikan dalam ompreng stainless.

banner 728x250

Unggahan bertuliskan “Menu Mbg hari ini” itu kemudian mendapat sejumlah komentar dari warganet. Sorotan terutama diarahkan pada porsi lauk dan komposisi makanan yang dinilai perlu diperjelas untuk penerima manfaat dari kelompok anak usia dini.

Salah satu komentar dari akun Umy Syahra Dewi mempertanyakan porsi lauk serta keterlibatan ahli gizi dalam penyusunan menu.

Kacang panjang rebus + ayam seuprittt,” tulisnya dalam kolom komentar.

Sementara akun Nhia Indhra menuliskan komentar, “4 sehat 5 kurang gizi…”.

Komentar lain datang dari akun Miya Akbar yang mengaku bekerja sebagai chef di dapur MBG. Ia menyatakan belum pernah menemukan menu seperti yang terlihat dalam unggahan tersebut di tempatnya bekerja.

Pihak TK Aisyah Mambu kemudian dimintai keterangan terkait asal makanan tersebut. Sekolah menyebut menu MBG itu dipasok oleh SPPG Luyo Mapilli Barat 2.

Menurut keterangan yang diterima pihak sekolah, pengelola MBG juga telah menyampaikan bahwa menu tersebut menjadi perhatian dan akan dilakukan perbaikan pada penyajian berikutnya.

Namun, penilaian apakah sebuah menu memenuhi kebutuhan gizi tidak dapat dilakukan hanya berdasarkan foto atau ukuran makanan secara visual. Diperlukan data mengenai berat porsi, kandungan energi dan protein, komposisi bahan makanan, serta standar kebutuhan gizi yang diterapkan bagi anak usia TK.

Karena itu, pengelola SPPG Luyo Mapilli Barat 2 perlu memberikan penjelasan mengenai dasar penyusunan menu tersebut, termasuk keterlibatan tenaga ahli gizi dan mekanisme pemeriksaan makanan sebelum didistribusikan ke sekolah.

Aspek pengawasan juga menjadi sorotan. Publik perlu mengetahui bagaimana pengecekan dilakukan terhadap jumlah porsi, kualitas bahan makanan, kandungan gizi, serta keamanan pangan sebelum makanan diterima oleh anak-anak.

Program MBG ditujukan untuk mendukung pemenuhan kebutuhan gizi penerima manfaat. Untuk kelompok anak usia dini, kesesuaian menu dan porsi menjadi bagian penting dalam memastikan makanan yang diberikan memenuhi standar program.

Jika pemeriksaan resmi nantinya menemukan adanya ketidaksesuaian, pihak berwenang perlu menjelaskan langkah pembinaan atau tindakan yang akan dilakukan terhadap penyelenggara.

Hingga berita ini diturunkan, konfirmasi kepada pengelola SPPG Luyo Mapilli Barat 2, tenaga ahli gizi yang menangani penyusunan menu, serta instansi terkait di Kabupaten Polewali Mandar masih dilakukan.

Penjelasan dari pihak-pihak tersebut diperlukan untuk memastikan apakah menu yang viral tersebut telah sesuai dengan standar MBG atau terdapat hal yang perlu diperbaiki.

(Tim Enews)





Tinggalkan Balasan